Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024, KPU Enrekang: Jadilah Pemilih Cerdas

  • Whatsapp
Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024, KPU Enrekang: Jadilah Pemilih Cerdas

ENREKANG, UPEKS.co.id—Pasca launching Tahapan Pemilu serentak Tahun 2024, Selasa, 14 Juni lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang, mulai gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi dimulai dengan menyasar pemilih pemula dengan cara mendatangi sekolah tingkat menengah atas atau SMA sederajat dilanjutkan dengan sosialisasi di ruang terbuka untuk menyasar masyarakat umum.

Bacaan Lainnya

KPU Kabupaten Enrekang melaksanakan sosialisasi Tahapan Pemilu 2024 di taman Patung Sapi Kota Enrekang, Sabtu petang, 18 Juni 2022. Dihadiri Bawaslu Kabupaten Enrekang dan diikuti mahasiswa, pelajar serta masyarakat umum. Selain sosialisasi dalam bentuk orasi, KPU Enrekang juga membagikan cindera mata kepada masyarakat yang diselingi acara hiburan live musik. Kegiatan ini dijaga aparat kepolisian dari Polres Enrekang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Enrekang.

Komisioner KPU Kabupaten Enrekang yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih), Muhammad Yunus, menjelaskan, pasca launching tahapan Pemilu Tahun 2024 yang dilaksanakan KPU RI, Selasa, 14 Juni 2022, KPU Kabupaten Enrekang telah melakukan sosialisasi di beberapa sekolah untuk mengedukasi pemilih pemula, dilanjutkan dengan kegiatan di ruang terbuka untuk menyasar masyarakat umum.

“Ke depan, sosialisasi tentu akan terus kita galakkan untuk menyasar semua segmen pemilih. Untuk materi sosialisasi, pada tahap awal ini kita masih menekankan pada hari H pelaksanaan pemilihan yang jatuh pada Rabu, 14 Februari 2024. Kita Ketahui bersama bahwa Pemilu serentak tahun 2024 dilakukan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota,” ujar Muhammad Yunus.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Enrekang, Haslipa, dalam sambutannya saat sosialisasi di Taman Patung Sapi Enrekang, mengajak masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas dalam menggunakan hak suaranya.

“Jangan memilih karena diberi sesuatu, hindari politik uang. Hindari membagikan konten-konten hoaks dan berbau Sara di sosial media, bijaklah dalam menggunakan sosial media,” pesannya.(*)

Pos terkait