Terbaring Sakit, Chaidir Lantik Kadis Dukcapil di RS

  • Whatsapp
Terbaring Sakit, Chaidir Lantik Kadis Dukcapil di RS

MAROS,UPEKS.co.id— Bupati Maros, AS Chaidir Syam melantik Muhammad Alwi sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil). Pelantikan ini berlangsung di RSUP dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Kamis (6/1/2022).

“Karena kondisinya yang terbaring sakit, pelantikan Pak Alwi kami lakukan di RS Wahidin. Kami datang melantik jam 8 pagi sebelum banyak penjenguk lain yang datang, ini berdasarkan persetujuan dari pihak rumah sakit,” ungkap Bupati Maros, Chaidir Syam.

Bacaan Lainnya

Chaidir datang bersama Wabup Maros, Suhartina Bohari, Sekretaris Daerah Andi Davied Syamsuddin dan Rohaniwan. Pelaksanaan pelantikan berlangsung meski Alwi terbaring sakit.

“Pelantikan Pak Alwi sebagai Kadisdukcapil ini berdasarkan rekomendasi Mendagri. Karena beliau tidak sempat dilantik kemarin, hari ini kita lantik langsung di rumah sakit, prosesinya berlangsung sebagaimana mestinya. Kami juga datang bersama Rohaniawan,” tutur Chaidir.

Disdukcapil ungkap Chaidir, merupakan kantor yang sangat krusial. Sehingga, tidak boleh ada jeda yang lama untuk penjabatnya.

“Disdukcapil in sangat krusial, seperti persoalan KTP, Kartu Keluarga, dan beberapa catatan sipil lainnya. Semoga dengan pelantikan yang dilakukan hari ini, Disdukcapil bisa berlajan dengan baik kedepan,” tururnya.

Karena kondisi Stroke yang diderita Muhammad Alwi, pelaksanaan jalannya aktivitas di kantor akan dibantu oleh setiap bagian yang ada di Disdukcapil. Meskipun begitu, segala kebijakan tetap harus dikoordinasikan dengan Kadis.

“Pak Alwi sudah stroke kurang lebih sebulan. Untuk membantu Pak Kadis, kami sudah sampaikan agar Sekertaris, Kepala-kepala bagian, Kepala Bidang bisa membantu dengan proaktif,” ujar Chaidir.

Jika kedepan beban yang diberikan terasa berat, Chaidir menjelaskan, akan melakukan pengusulan kembali ke Mendagri. Muhammad Alwi, akan ditempatkan di tempat yang sesuai dengan bidang dan ahlinya.

“Kita lihat kondisinya secara medis, jika kedepan tidak memungkinkan, kita akan mengusulkan kembali ke Mendagri untuk melakukan pemilihan ulang di Disdukcapil. Tapi kita bersyukur, kodisinya sekarang sudah bisa ngomong, sudah bisa gerak, tadi juga sudah bisa tanda tangan,”

Sebelum berpamit pulang, kepada keluarga yang hadir, Chaidir mengungkap, semoga ini bisa menjadi semangat agar kesehatan beliau bisa kembali pulih. (***)