Ini Sisi Lain Warga Binaan di Lapas Narkotika Sungguminasa

  • Whatsapp
Ini Sisi Lain Warga Binaan di Lapas Narkotika Sungguminasa

GOWA, UPEKS.co.id– Warga Binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa ternyata punya banyak bakat, kemampuan dan keterampilan dalam berkreasi.

Melalui keterampilan yang dimiliki oleh warga binaan tersebut, merekapun memiliki penghasilan sendiri dari karya yang mereka buat selama berada dalam lapas.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah beberapa warga binaan memang punya bakat dan keterampilan. Jadi kami memang selalu mengadakan pelatihan-pelatihan kemandirian di dalam lapas,”kata Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Andi Muhammad Syarif, Minggu (9/1/2022).

Hasil dari pelatihan kemandirian tersebut kata Andi Muhammad Syarif selain mengasah keterampilan juga dapat dirasakan langsung hasilnya bagi warga binaan.

“Jadi hasil kerajinan tangan meraka dapat langsung dipasarkan. Biasanya ada yang membeli karena melihat bentuk dan karyanya unik dan menarik,”ungkapnya.

Andi Muhammad Syarif juga menjelaskan ada beberapa hasil kerajinan tangan dari warga binaan yang biasa dipasarkan diantaranya hasil pembuatan kursi atau sofa, pernak pernik, asbak rokok, ukiran dan beberapa hiasan-hiasan yang bahannya terbuat dari serbuk kayu.

“Hasil kerajinan tanya warga binaan juga banyak diminati, kalau terjual hasil keuntungannya mereka sendiri yang ambil. Jadi berada di dalam lapas mereka juga berpeghasilan, walaupun tidak banyak,”terang dia.

Apa yang di terapkan ini kata muh Syarif tidak lain untuk mendukung program Rehabilitasi Pemasyarakatan  Kemenkumham bagi warga Binaan.

“Tujuannya pada dasarnya mengedukasi warga binaan kita agar tidak terlibat lagi dari penyalagunaa narkoba setelah bebas nanti. Selain itu kita juga memberikan pelatihan dan keterampilan,”jelasnya pula.

Salah satu warga binaan, Ali Asman mengaku dirinya terbantu selama berada didalam Lapas dengan adanya pelatihan kemandirian di Lapas Narkotika Sungguminasa.

Ia mengaku dapat membuat beberapa pernak-pernik atau hiasan berkat mengikuti pelatihan sama berada di lapas.

“Kalau saya biasanya membuat pernak pernik atau hiasan berbentuk hewan seperti burung, ayam dan Naga,”ungkapnya.

Selain itu di Lapas Narkotika Sungguminasa yang saat ini menampung 1.124 warga binaan juga memberikan pelatihan seperti cara me Las, menjahit, cara bercocok tanam, budi daya ikan lele. (Sofyan).