HIPMI Sulsel Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

HIPMI Sulsel Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Mudah Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkomitmen naikkan kelas pelaku UMKM berbasis pasar digital.

Komitmen tersebut secara langsung dilakukan oleh BPD HIPMI Sulsel dengan melakukan pelatihan pasar digital UMKM dengan konsep “Saatnya UMKM Naik Kelas” di Hotel Four Point, Senin (27/12/2021).

Bacaan Lainnya

Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel Andi Rahmat Manggabarani menuturkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kelas pelaku UMKM. 

Ia mengatakan produk para pelaku UMKM harus didorong masuk pasar digital, sehingga produk-produk pelaku UMKM ini dapat dijangkau oleh masyarakat luas. 

Untuk mendukung hal tersebut, sambung Andi Rahmat BPD HIPMI Sulsel telah bekerjasama dengan PT. Telkom selaku pendukung jaringan dan platform Pasar Digital UMKM (PaDI) dan Kementrian BUMN.

“Sebenarnya pelatihan ini untuk mendukung pelaku UMKM kita untuk masuk pasar digital, agar produk yang dihasilkan itu bisa diakses publik, dan sudah aplikasi PaDI, kita berharap melalui pelatihan ini, pelaku UMKM sudah menggunakannya,” ungkap Andi Rahmat.

Sementara Ketua Panitia Sabil Deppu mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja BPD HIPMI Sulsel dengan berkolaborasi dari berbagai pihak yakni Telkom Indonesia, Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan beberapa lainnya.

“Kegiatan ini merupakan program kerja BPD HIPMI Sulsel dengan berkolaborasi para pelaku UMKM, Dinas Koperasi Provinsi Sulsel dan Telkom Indonesia, sebagai garda membangun ekonomi serta beberapa pihak lainnya,” ujar Ketua Bidang 6, Bidang Pariwisata Ekonomi Kreatif Koperasi dan UMKM BPD HIPMI Sulsel ini.

Ia mengatakan masa pandemi Covid-19 seluruh sektor usaha hampir terdampak, olehnya kunci utama membangkitkan roda perekonomian adalah harus dibangkitkan pula pelaku UMKM.

“Pelatihan kali ini diikuti sebanyak 200 pelaku UMKM dari dari berbagai kabupaten di Sulsel dengan beragam produk UMKM pula mulai dari kerajinan, kuliner dan jasa serta beberapa lainnya,” ungkap Sabil.

Menurut Sabil sapaanya, yang menjadi alasan BPD HIPMI Sulsel melakukan pelatihan tersebut karena perkembangan teknologi informasi saat semakin gencar, dengan perkembangan tersebut pelaku UMKM harus mampu menggunakan kesempatan tersebut.

“200 pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan ini terlebih dulu dilakukan seleksi, dan pada pelatihan kali ini dalam bentuk edukasi untuk berkembang lebih baik. Dan  kegiatan ini dilakukan dengan melihat perkembangan teknologi, sehingga pelaku UMKM harus terlibat,” tutupnya. (Rasak)