Nurhasnah Bersyukur Menjadi Peserta JKN-KIS

  • Whatsapp
Nurhasnah Bersyukur Menjadi Peserta JKN-KIS

 

Baubau, Upeks.co.id – Nurhasnah Barsad (45) adalah seorang istri dari seorang PNS yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ibu rumah tangga yang ditemui di RSUD Kota Baubau ini akan melakukan kontrol atas penyakit asam lambung yang dideritanya.

Bacaan Lainnya

“Sudah enam bulan saya mempunyai penyakit asam lambung dan dokter di Puskesmas telah merujuk saya untuk datang ke sini supaya dilakukan pemeriksaan di poli interna,” ujar Nurhasnah, Rabu (27/10).

Nurhasnah yang pernah opname selama satu minggu karena penyakit yang sama pada awal tahun 2021, sehingga saat ini harus rutin melakukan kontrol kondisinya. Ia tinggal di Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan yang harus menyeberangi laut dahulu jika ke RSUD Kota Baubau karena memang kondisi daerah kepulauan.

“Tidak masalah saya harus menyeberangi laut dulu selama 30 menit untuk kontrol ke RSUD Kota Baubau, yang penting saya bisa berobat dan sembuh dari penyakit saya,” imbuh ibu dua orang anak ini.

Ia pun mengaku jika dirinya tidak pernah khawatir tentang biaya pengobatan asam lambungnya. Sepanjang ia berobat mulai dari awal tahun 2021 lalu, ia tidak pernah mengeluarkan biaya obat maupun pelayanan kesehatan yang didapatkannya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN-KIS, dari pertama kali saya berobat di Puskesmas sampai ke rumah sakit belum pernah saya mengeluarkan uang sepeser pun. Obat yang diberikan dokter cocok dengan saya, dokter yang menangani saya juga sangat komunikatifm saya diberitahu cara menjaga agar asam lambung tidak kambuh, saran makanan apa saja yang harus saya hindari dan tidak boleh dimakan. Semua itu saya dapatkan gratis berkat kartu JKN-KIS,” tutur Nurhasnah.

Nurhasnah menambahkan saat berobat dari Puskesmas kemudian dirujuk ke rumah sakit ia tidak mengalami kendala mengenai pelayanan di fasilitas kesehatan. Tak hanya itu, ia mengungkapkan harapannya agar Program JKN-KIS ini terus berlanjut.

“Sama sekali tidak ada kendala semuanya lancar. Dari awal saya berobat ke puskesmas sampai ke rumah sakit bertemu dokter dan saya berharap Program JKN-KIS ini terus berlanjut karena mungkin tanpa adanya program ini saya sudah mengeluarkan banyak biaya untuk pengobatan saya,” tuturnya (mf/se).