Akses Putus, Warga Desa Tallambalao Bangun Jembatan Darurat

  • Whatsapp
Akses Putus, Warga Desa Tallambalao Bangun Jembatan Darurat

MAJENE, UPEKS.co.id— Sempat terisolir akibat jembatan penghubung antar dusun di Desa Tallambalao terputus diterjang banjir, warga desa bisa sedikit legah setelah upaya warga mendirikan jembatan darurat dari batang pohon kepala.

Dari pantauan di lokasi, Sabtu (6/11/2021) terlihat jembatan darurat dengan panjang mencapai sekitar 20 meter mulai bisa dilintasi warga. Tidak hanya pengguna jalan, jembatan darurat juga bisa dilintasi pengendara motor.

Bacaan Lainnya

Seorang aparat Desa setempat, Anwar menyampaikan, pembuatan jembatan darurat itu sudah dimulai pada Sabtu (6/11/2021) pagi. Warga sempat terisolasi akibat akses jalan terputus sehingga kesulitan beraktivitas
.

”Jadi sejak jembatan putus, warga sini sempat terisolir maknya aparat desa bersama warga berinisiatif membangun jembatan darurat yang penting bisa dilalui kendaraan roda dua,” katanya.

Anwar menceritakan kejadian yang menimpa warga Desa Tallambalao pada (Jumat, (5/11/2021) terjadi hujan deras yang dimulai sekitar sudah salat Jumat sekitar pukul 13:00 hingga menjelang pukul 15:00 Wita, hujan cukup deras hingga menyebabkan air sungai meluap.

“Meluapnya air sungai menyebabkan juga tanah jembatan tergerus aliran sungai yang deras, akibatnya jembatan terputus, karena pondasi jembatan ambles,” jelas Arwan.

Ia menyebutkan, saat air sungai meluap sebagian rumah yang ada di wilayah Desa Tallambalao juga terendam seperti di dusun Pangaleroang dan utamanya Batusambua. Bahkan jalan porosnya kemarin layaknya sungai.

“Sebelumnya jembatan penghubung ini telah tergerus, namun tidak terlalu parah akan tetapi usai air sungai meluap kemarin pengikisan makin parah hingga membuat jembatan terputus,” ucapnya.

Lanjut Arwan, dalam sepuluh tahun terakhir belum pernah terjadi hal seperti itu. Akan tetapi sekitar tahun 2007 atau 2008 itu pernah terjadi tapi tidak separah saat ini.

Warga setempat berharap, agar pemerintah bisa mempercepat penanganannya agar situasi jalan yang ada di Desa Tallambalao bisa kembali normal dan aman. Mengingat kondisi jembatan saat ini sudah miring dan sangat berbahaya jika terus -terusan harus dilalui warga.

“Apalagi akibat kejadian tersebut sangat berdampak pada masyarakat mengingat jembatan penghubung antara dusun Pangaleroang dan Dusun Padangan merupakan akses utama. Hal ini bisa memutus mata pencaharian karena akses utama warga menuju ke kebun,” ujarnya.

Selain itu kata Anwar, dampak jembatan putus bisa menyebabkan para anak sekolah susah untuk melalui karena cukup berbahaya. Juga mungkin bisa mempengaruhi dari aspek perekonomian warga mengingat akses inilah menjadi akses utama warga untuk penyaluran hasil bumi masyarakat.

“Meskipun warga telah membuat jembatan darurat, tentu saja jembatan ini sangat membahayakan warga. Mengingat jembatan ini tidak memiliki keamanan dari sisi samping dan berbatasan langsung dengan sungai,” pungkasnya. (Ali)

Pos terkait