LUWU, UPEKS.co.id — Pasca banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Walenrang-Lamasi, Kabupaten Luwu, membuat jalan penghubung antar dusun di Desa Sangtandung, Kecamatan Walenrang Utara, sempat terputus akibat tertimbun material longsor, Minggu (3/10/2021).
Akibat adanya tumpukan material tersebut, dua dusun terisolir dan menghambat penyaluran logistik kepada warga yang terdampak. Setelah dilakukan upaya pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat kini akses jalan yang sebelumnya tertutupi dan terisolir akhirnya kembali bisa dilalui, Selasa (5/10/2021).
Ketua Apdesi Luwu, Andi Arfan Basmin mengatakan bersama komunitas trail dari desa, membuka jalan dan membagi sembako
“Ada sekitar 70 KK diduga di dusun tersebut yang terisolir, tadi kita telah distribusikan logistik dan kami juga telah mengimbau warga untuk mengungsi dulu ke tempat yang aman karena kami mendapat informasi ada keretakan tanah di wilayah pegunungan yang bisa menyebabkan longsor susulan,” kata Arfan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, akses jalan penghubung antar Kabupaten Luwu-Toraja Utara juga sudah bisa dilalui. (echa)




