PERKARA Menyoal Randis Baru Bupati Senilai Rp1,6 Miliar di tengah Pandemi, Ini Penjelasan Tiga Pejabat Lingkup Pemkab Enrekang

  • Whatsapp
PERKARA Menyoal Randis Baru Bupati Senilai Rp1,6 Miliar di tengah Pandemi, Ini Penjelasan Tiga Pejabat Lingkup Pemkab Enrekang

ENREKANG, UPEKS.co.id — Dewan Pengurus Pergerakan Koalisi Rakyat (PERKARA) Enrekang mendatangi kantor Bupati Enrekang untuk meminta penjelasan Kabag Umum dan Bupati Enrekang seputar pengadaan Mobil Dinas baru yang dianggarkan tahun 2021 melalui dana APBD.

Sayangnya para pedemo tak menjumpai Muslimin Bando di Kantornya, karena Bupati sedang menghadiri acara Uji Fungsi Sarana Pamsimas III 2021 di Desa Karrang, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang.

Bacaan Lainnya

PERKARA Menyoal Randis Baru Bupati Senilai Rp1,6 Miliar di tengah Pandemi, Ini Penjelasan Tiga Pejabat Lingkup Pemkab Enrekang

Randis Mewah Bupati Muslimin Bando yang baru dengan merk Mercedes Benz V 260 LWB, dan berkapasitas 1999 CC dianggarkan tahun 2021 melalui dana APBD sebesar Rp1,6 miliar.

Namun, Randis baru Bupati kini menuai sorotan publik. Misba, Ketua PERKARA yang menjadi salah satu peserta demo saat berorasi mengatakan pengadaan mobil dinas mewah milik Bupati ini sangat tidak etis dilakukan di masa pandemi.

“Harusnya anggaran sebesar itu dipergunakan untuk penanganan kesehatan dan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” kata Misba.

Ditambah lagi kondisi Enrekang saat ini baik infrastruktur, insentif Nakes serta program pemulihan ekonomi terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid-19 yang harus menjadi skala prioritas.

“Secara etika dan moral mestinya malu mengeluarkan anggaran sebesar itu dengan kondisi pendapatan daerah yang setiap tahunnya hanya mampu memenuhi belanja pegawai,” tandasnya.

Kedatangan PERKARA diterima Asisten , Hamsir, Kabag Hukum, Dirhamzah dan Kabag Umum Setda Enrekang, Umaruddin.

Secara bergantian tiga pejabat lingkup Pemkab Enrekang ini memberikan penjelasan atas pertanyaan para pendemo yang menyoal Randis Bupati di tengah pandemi.

Kabag Hukum, Dirhamzah, mengatakan, pengadaan Randis baru Bupati tidak melanggar aturan Permendagri. Pasalnya pengadaan tersebut Sudah memenuhi empat unsur norma.

” Jadi apa yang dilakukan untuk pengadaan Randis itu sangat efisien dan sudah sesuai dengan aturan,” ujar Kabag Hukum.

Kabag Hukum menjelaskan secara gamblang tentang pengadaan Mobil Randis baru Bupati Enrekang.

PERKARA Menyoal Randis Baru Bupati Senilai Rp1,6 Miliar di tengah Pandemi, Ini Penjelasan Tiga Pejabat Lingkup Pemkab Enrekang

Pada dasarkan Pemkab Enrekang sangat mengapresiasi kedatangan para mahasiswa yang tergabung pada Pergerakan Koalisi Rakyat.

Senada Asisten I, Hamsir, mengatakan sangat menghargai kedatangan para Mahasiswa untuk menyampaikan apa yang menjadi pertanyaan publik.

“Pada dasarnya kami sangat mengapresiasi kedatangan kalian, dan apa yang dipersoalkan semua telah di jawab secara bergantian oleh Kabag Umum dan Kabag Hukum. Jadi saya rasa masalahnya sudah selesai. Sekarang tugas kalian adalah menyampaikan hasil pertemuan ini kembali kepada masyarakat,” ujar Asisten I, Hamsir.

Setelah mendapatkan jawaban dari Kabag Umum dan Kabag Hukum para pendemo membubarkan diri.

Namun PERKARA belum merasa puas. Mereka meminta agar Bupati Enrekang menggelar konferensi pers untuk menjelaskan Randis baru tersebut. Para mahasiswa akan kembali ada hari Kamis mendatang untuk melakukan konferensi pers bersama Bupati. (Sry)

Pos terkait