MAKASSAR, UPEKS.co.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar melakukan kunjungan Sinkronisasi Program dan Studi Pengembangan Wawasan dari BAZNAS Kabupaten Maros dan BAZNAS Kabupaten Barru pada Senin-Selasa (13-14/9/2021).
Rombongan sejumlah 16 orang yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Arsyad Ambo Tuo dan Ketua BAZNAS Kota Makassar Ashar Tamanggong itu diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Maros, H. Said Patombongi dan Pimpinan BAZNAS Kab. Barru H. Amrullah Mamma (Wakil Ketua 1) di Kantor BAZNAS Barru Gedung Islamic Center Lantai 2.
Dalam Pertemuan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Maros H. Said Patombongi menyebut sangat bersyukur dan menyambut hangat kedatangan rombongan BAZNAS Kota Makassar yang ingin Sinkronisasi program keumatan yang telah dilakukan oleh BAZNAS Maros.
“Alhamdulillah kami sangat tersanjung dan bersyukur didatangi BAZNAS Makassar, insya Allah kami siap membantu sinkronisasikan program yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Maros,” ujarnya.
H.Said juga menambahkan bahwa BAZNAS Makassar itu potensi zakat pengumpulannya sangat besar mengalahkan BAZNAS kabupaten/ kota yang lain di Sulsel, tapi kelebihan dari BAZNAS Maros adalah SDM-nyap punya kreativitas buat aplikasi pelaporan keuangan sehingga memudahkan orang melihat dan mengaksesnya.
“Disamping itu juga, kami mendistribusikan zakat lewat lembaga program, sehingga kita bisa mendapatkan bantuan dana sharing program dari BAZNAS Pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, H. Amrullah Amru (Wakil Ketua 1) mewakili Gurutta Farid Wajdi sebagai Ketua BAZNAS Barru, menjelaskan kondisi BAZNAS Kabupaten Barru. “Kabupaten Barru memiliki 7 kecamatan,” kata dia.
Dengan jumlah penduduk yang tidak sebanyak kota Makassar, tapi penerimaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Barru telah mencapai Rp18 miliar sampai akhir Desember 2020 terjadi peningkatan dari target yang dicanangkan.
Lebih lanjut bahwa dukungan dari Bupati Barru sangat berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan ZIS di Kabupaten Barru.
“Karena dikeluarkannya Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2020, maka penerimaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Barru meningkat drastis,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Makassar Ashar Tamanggong menyampaikan bahwa kedatangannya bersama rombongan ingin bertukar informasi terkait strategi peningkatan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah (ZIS).
“Apalagi kami berempat ini masih berumur 4 bulan berkantor, sehingga program-program pendistribusian yang inovatif yang dimiliki BAZNAS Kabupaten Maros dan Kabupaten Barru kami akan adopsi, langkah ini untuk mendapatkan program Zakat Community Development (ZCD) dari BAZNAS Pusat, dan bagian dari sistem pengelolaan BAZNAS yang lain,” terangnya
Sebagai informasi tambahan, rombongan dari Kota Makassar yang menemani Kepala Kemenag dan Ketua BAZNAS Makassar untuk hadir di Maros dan Barru adalah Ahmad Taslim (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan), Abd.Jurlan (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Dayaguna), Hj. Darmawati (Auditor Internal), Junaidi (Kepala Baznas Tanggap Bencana), Hj. Fatmawati (Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Makassar), H. Arifuddin (Kabid Pengumpulan), Ahmad Gunawan (Kabid Pendistribusian), Nabil (Kabid Keuangan), Badal Awal (Kabid Administrasi dan Umum), Asrijal Syahruddin (Koordinator Media BAZNAS) dan 4 staf Kemenag Makassar. (*)




