Rugikan Negara Rp22 M di Proyek Puskesmas Batua, 13 Orang Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp
Rugikan Negara Rp22 M di Proyek Puskesmas Batua, 13 Orang Ditetapkan Tersangka

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Penyidik Subdit 3 Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, akhirnya menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Puskesmas Batua.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri mengatakan, penetapan tersangka pada proyek Puskesmas Batua yang menggunakan anggaran Rpk25 miliar itu, dilakukan setelah hasil audit kerugian negara keluar BPK RI.

Bacaan Lainnya

“Setahun lebih kita tunggu hasil BPK RI. Hari ini finalnya terkait adanya penyimpangan proyek Puskesmas Batua. 14 Juli kemarin LHP nya keluar. Itu total los, kisaran kerugian negara 22 Miliar lebih, ” kata Widoni didampingi Kasubdit 3 Tipikor, Kompol Fadli, Senin (2/8/2021).

Widoni menerangkan, dalam perkara itu ada 13 orang yang ditetapkan tersangka. Mereka diduga melanggar pasal 2 ayat 1 undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Namun terang Widoni, tersangkanya bisa saja bertambah.

“Ke 13 tersangka itu, masing-masing berinisial dr AN, dr SR, MA, MM, AS, MW, HS, Ir MK, AIHS, AEH, Ir DR, APR dan RP. Salah satu mantan Kadis Kesehatan Makassar, ” terang Widoni saat merilis kasus tersebut di gedung Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Sulsel.

Ke 13 tersangka itu selain dari Dinas, ada juga dari Pokja, pelaksana, rekanan dan panitia lelang serta broker proyek. Saat ini lanjut Widoni, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemana saja aliran dana tersebut.

“Penyidik masih bekerja untuk mencari ke mana saja aliran dana itu. Karena kami tengarai ada aliran dana sehingga menimbulkan kerugian negaranya,” lanjut Widoni.

Perwira Polri tiga bunga ini meyakini, dari awal memang sudah ada niat jahat pada proyek itu. Itu terjadi mulai dari proses tender sampai pengerjaan proyek itu yang ternyata total los.

“Dari awal memang kami curigai sudah ada niat jahatnya. Insya Allah bulan ini sudah kami tahap 1 kan di Kejaksaan, ” tutupnya.

Diketahui, proyek pembangunan gedung Puskesmas Batua senilai Rp25,5 miliar, yang berada di Jl Abd Dg Sirua, Kota Makassar ini, dikerjakan oleh pihak rekanan dari PT Sultana Nugraha.

Rencananya proyek pembangunan Puskesmas Batua tersebut, akan dijadikan Rumah Sakit tipe C berlantai 5. Namun faktanya hingga kini proyek konstruksi Rumah Sakit tersebut, tak juga kunjung rampung dikerjakan. (Jay)