Status Zona Merah, Kadis Kesehatan Takalar Temukan Masih Ada Warga Langgar Protkes

  • Whatsapp
Status Zona Merah, Kadis Kesehatan Takalar Temukan Masih Ada Warga Langgar Protkes
Kadis Kesehatan, dr. Rahmawati

TAKALAR, UPEKS.co.id — Kadis Kesehatan kabupaten Takalar di bawah arahan Plt Sekda Takalar melakukan apel gabungan dengan semua tim Satgas terdiri dari TNI Polri Satpol PP, BPBD dan Psc119 Dinkes.

Tim satgas gabungan melakukan sidak dan pemantauan penerapan protokol kesehatan (Protkes) secara ketat didapatkan kerumunan warga di cafe dan langsung dihimbau oleh Tim agar tetap menerapkan 5M.

Bacaan Lainnya

“Menyikapi status Kabupaten Takalar yang sekarang menjadi zona merah, kami sangat mengharapkan partisipasi dari seluruh masyarakat untuk melaksanakan Protkes secara ketat, yakni 5M,” ujar Kadis Kesehatan, dr. Rahmawati.

Lanjut Rahmawati masyarakat hendak beraktivitas selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas kegiatan di luar rumah.

“Menghindari kerumunan sepertinya ini yang paling susah dilaksanakan oleh masyarakat. Terbukti tadi malam saat tim gabungan Satgas Covid-19 melakukan sidak ke cafe, ternyata banyak kerumunan di sana. Ini yang harus kita sadarkan ke masyarakat. Karena kita sementara di zona merah, tolong diperketat dulu Protkes agar kita bisa kembali lagi ke zona kuning, seperti di 4 bulan di awal tahun 2021,” terangnya.

“Kita juga memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati dan Pak Sekda atas usaha yang cepat untuk menindaklanjuti zona merah ini dengan mengeluarkan edaran penundaan belajar tatap muka bagi siswa untuk sementara , hingga menunggu zona kita tak merah lagi,” tambahnya.

Kadis Kesehatan Takalar, seluruh masyarakat Takalar dalam kondisi sehat dan bisa beraktivitas kembali secara normal, dan bisa memulihkan roda perekonomian.

“Semoga kita semua dan keluarga dilindungi dari wabah Pandemi Covid-19 ini. Masyarakat perlu menyadari pentingnya melaksanakan Protkes karena dari kelalaian penerapan 5M bisa memperpanjang penyebaran virus Covid-19,” tegas dr Rahmawati saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Minggu (1/8/2021). (Jahar)

 

Pos terkait