Enrekang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19, Kadiskes: Kita Hanya Bisa Bertahan Satu Minggu di Zona Orange

Enrekang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19, Kadiskes: Kita Hanya Bisa Bertahan Satu Minggu di Zona Orange
Kadis Kesehatan Kabupaten Enrekang, Sutrisno

ENREKANG, UPEKS.co.id — Kabupaten Enrekang kembali masuk zona merah Covid-19 setelah seminggu sebelumnya dinyatakan zona orange.

Penyebabnya adalah kasus Covid-19 kembali meninggi dan pasien Covid-19 di RSUD Maspul masih full. Hal ini disampaikan Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno kepada Upeks, Rabu (18/8/2021).

Bacaan Lainnya

“Per hari ini kita dinyatakan kembali ke zona merah. Kita hanya mampu bertahan satu Minggu di zona orange, itu karena bertambahnya masyarakat yang terjangkit. Dirumah sakit sekarang masih full belum ditambah lagi masyarakat yang OTG yang terjangkit yang melakukan isolasi mandiri di tempat masing-masing”. Ujar Sutrisno.

Untuk itu Kadiskes kembali mengimbau masyarakat agar benar-benar menaati protokol kesehatan. Dia berharap masyarakat dapat membantu Pemerintah menurunkan penambahan kasus baru Covid-19 agar Enrekang benar-benar bisa keluar dari zona merah.

“Saya sangat pesankan kepada seluruh masyarakat Enrekang agar betul-betul mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah. Jika tidak terlalu penting, sebaiknya kita berada di rumah saja,” pungkasnya.

Baginya Prokes bukanlah hal 6berat untuk dipatuhi. Sutrisno menjelaskan menggunakan masker itu sangat baik, selain sebagai pelindung wajah dari panas dan debu, juga menanggal radikal bebas yang masuk melalui hidung dan mulut.

“Menggunakan masker itu sangat baik dilakukan setiap hari karena bukan saja untuk menangkal virus Corona tetapi juga untuk melindungi wajah dari debu dan benda asing lainnya yang masuk melalui hidung dan mulut,” pungkas nya.

Selain upaya mematuhi Protkes, Pemkab saat ini juga terus menggenjot agar seluruh masyarakat Enrekang mendapatkan vaksinasi sebagai salah satu upaya meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bahkan saat ini, Dinkes kembali melakukan vaksinasi tahap 3 untuk para Tenaga kesehatan yang selama ini banyak bersentuhan dengan pasien.

Bukan hanya Nakes saja, melainkan juga penunjang Nakes mendapatkan vaksinasi sebagai booster yang lebih memberikan kekuatan terhadap vaksinasi tahap 1 dan tahap 2. (Sry)

Pos terkait