Berkat Kartu JKN-KIS, Sadia Terbebas dari Pengapuran Tulang

Berkat Kartu JKN-KIS, Sadia Terbebas dari Pengapuran Tulang

 

Makassar, upeks.co.id– Mendapatkan layanan kesehatan bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah menjadi sangat berarti, seperti yang dirasakan oleh wanita paruh baya, Sadia (66). Ia merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berdomisili di Panaikang, Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Sadia menceritakan, awal mula dirinya merasakan besarnya manfaat Program JKN-KIS ketika ia menjalani terapi tulang atau fisioterapi. Akibat keluhan sakit di punggungnya, ia rutin memeriksakan diri ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat dirinya terdaftar untuk mengambil rujukan ke poli syaraf di rumah sakit. Ia mengungkapkan tidak perlu mengantre lama saat berobat di fasilitas kesehatan dan pelayanannya pun sangat ramah serta memuaskan.

“Selama kurang lebih seminggu saya dirawat di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, dan akhirnya dokter mendiagnosa saya mengalami pengapuran tulang. Di sinilah besarnya manfaat kartu JKN-KIS yang sangat membantu kami. Tidak perlu khawatir lagi akan biaya pelayanan kesehatan terlebih dengan keadaan ekonomi keluarga kami, apalagi suami saya hanya buruh harian lepas,” kenang Sadia, Jumat (03/09).

Saat ini, ia mengakui masih rutin menjalani terapi tulang untuk mengurangi rasa nyeri dan kaku. Ia bersyukur sampai sekarang ditanggung oleh kartu JKN-KIS.

“Setelah selesai perawatan di rumah sakit, dokter tetap menyarankan saya menjalani terapi tulang untuk mengurangi rasa nyeri dan kaku pada beberapa persendian. Alhamdulillah, seluruh pengobatan dan fisioterapi yang saya peroleh gratis cukup dengan mengikuti prosedur, dan menurut saya sangat mudah tidak ada yang rumit,” ungkap Sadia.

Sadia sangat mengapresiasi atas pelayanan yang telah dapatkan. Semua pelayanan ataupun pengobatan di seluruh fasilitas kesehatan yang diperolehnya sangat memuaskan. ia menyadari akan pentingnya keberadaan Program JKN-KIS ini di tengah kondisi sulit saat ini bagi masyarakat beserta keluarganya.

“Saya dan tentunya keluarga sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini. Hal ini tidak akan terwujud mungkin tidak akan saya dapatkan apabila tidak menjadi peserta JKN-KIS. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan program ini. Semoga Program JKN-KIS terus berlanjut dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu seperti saya,” harap Sadia. (Ti)