Tahun Ini Polres Jeneponto Berkurban 50 Ekor Sapi

  • Whatsapp
Tahun Ini Polres Jeneponto Berkurban 50 Ekor Sapi

JENEPONTO, UPEKS.co.id – Sebanyak 30 ekor dikurbankan oleh personil Polres Jeneponto. Lokasi pemotongan dilaksanakan di halaman belakang Mapolres Jeneponto, dan 20 ekor lainnya dikurbankan di 6 Polsek jajaran Polres Jeneponto, Selasa (20/7/2021).

Untuk Jajaran Polsek dengan perincian Polsek Binamu 4 ekor, Polsek Tamalatea 4 ekor, Polsek Bangkala 4 ekor, Polsek Arungkkeke 2 ekor, Polsel Kelara 3 ekor dan Polsek Batang 3 ekor.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban diawali dengan hikmah kurban oleh Ust. Ahmad Safri ,S.Ag, M.Ag selanjutnya penyerahan hewan sapi kurban dari Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijayanto, SH, S.I.K kepada panitia kurban Polres Jeneponto dalam hal ini Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol H. Muh. Thamrin, SH selaku Ketua Panitia Kurban Polres Jeneponto.

Atas nama Kepolisian Resor Jeneponto saya serahkan ke panitia untuk disembelih selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, ujar Kapolres Jeneponto.

“Mari berbagi dengan sesama dihari yang berbahagia ini semoga dapat mempererat hubungan dengan sesama serta sebagai sarana untuk mendekatkan diri dengan Allah Subhana Wataala,” ajak Yudha Kesit.

Di tempat terpisah ketua seksi acara kurban AKP Syahrul, SH menyatakan Personil Polres Jeneponto sudah empat tahun berturut-turut berkurban sapi dihari raya Iduladha.

“Personil melaksanakan kurban bersama atas dasar keikhlasan dengan menyisihkan sebagian pendapatan setiap bulan selama 12 bulan dan sebagai umat Islam wujud meningkatkan iman dan takwa, dan harapan anggota semoga bernilai ibadah disisi Allah SWT dan membawa berkah bagi personil Polres Jeneponto dan jajaran,” kata AKP Syahrul.

Sementara panitia pelaksana Qurban Kompol H. Muh Thamrin, SH mengatakan pelaksanaan kurban kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya dimana dalam pembagian daging kurban tidak menghadirkan masyarakat penerima kurban, kali ini panitia kurban menyembelih hewan kurban setelah itu panitia yang akan mengantar langsung ke rumah masyarakat penerima daging kurban.

Hal Ini dilaksanakan mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga pihak panitia kurban memutuskan untuk mengantar langsung kepada masyarakat guna menghindari terjadinya kerumunan yang berpotensi penularan covid 19,” tutup Kompol H. Muh. Thamrin. (Ari Lau)