Ipda Purwanto Penggagas Sedekah Sayur Telah Distribusikan 50 Ton 700 Kg Selama Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Ipda Purwanto Penggagas Sedekah Sayur Telah Distribusikan 50 Ton 700 Kg Selama Pandemi Covid-19

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Literasi kolaborasi melahirkan program sedekah sayur yakni sebuah program yang diinisiasi dan dilakukan sudah setahun lebih selama pandemi Covid-19 ini, oleh satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Petani Rumah Koran Kampung Sayur di dataran tinggi Kabupaten Gowa, Sulsel.

Tujuan program untuk melahirkan Petani Dermawan yang memiliki dedikasi dan partisipasi yang tinggi untuk membantu dapur panti Asuhan, Pondok Pesantren (Ponpes) dan masyarakat umum yang membutuhkan dari segi kebutuhan sayur mayur.

Bacaan Lainnya

Kegiatan sedekah sayur berjalan selama Covid-19 telah tercatat volume sayur yang terdistribusi sebanyak 50 ton 700 Kg. Pendistribusian ke banyak titik, mulai panti asuhan, pondok pesantren, dapur umum hingga masyarakat luas di dua Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Diantaranya ke 20 Panti Asuhan, 23 Pondok Pesantren, 4 Lokasi Bencana/Musibah, 5 desa atau masyarakat umum, 5 dapur lapangan TNI/Polri dan Umum.

Founder Rumah Koran, Jamaludin Dg Abu, mengatakan bahwa ini adalah sebuah gerakan kolaborasi yang memiliki tujuan membantu sesama di tengah Covid-19..

“Kami bersama banyak petani patungan berbagi sayur, kami memulai dari proses berbagi sekala kecil – kecilan, namun diperjalanan program ternyata antusias penyumbang sangat besar, sehingga mampu terdistribusi puluhan ton yakni sebanyak 50 ton 700 kilo. Target kami dengan Pak Purwanto mencapai 100 ton. Walaupun insya Allah nanti tercapai target itu bukan berarti kegiatan ini berhenti, namun akan terus berlanjut,” jelasnya.

Menurutnya, memilih Panti Asuhan dan Pondok Pesantren karena di tempat – tempat tersebut terdapat anak – anak santri penghafal Alquran yang sementara berproses menjadi anak yang cerdas dan menjadi penghafal Alquran.

“Kami sebagai petani terpanggil untuk membantu dapur mereka khususnya dalam memenuhi kebutuhan sayur di tengah Pandemi,” ujarnya.

Tentunya keberhasilan para petani ini tak lepas dari pupuk Bio Teratai yang digunakan untuk tanaman sayuran yang dibagikan kepada masyarakat. Pupuk Bio Teratai ini merupakan pupuk yang dibuat oleh personel Satbrimob Polda Sulsel, Ipda Purwanto yang dimana petani yang berada di dataran tinggi Kabupaten Gowa, tepatnya di Kecamatan Kanreapia, Kabupaten Gowa menggunakan pupuk Bio Teratai ini.

Ipda Purwanto menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud partisipasi kita dalam membantu saudara – saudara kita yang membutuhkan, sehingga bersama – sama petani di Kabupaten Gowa sejak awal Pandemi Covid-19 telah menjalankan program ini.
“Mudah – mudahan program berbagi sayur ini bisa bermanfaat dan bernilai ibadah bagi petani hebat ini, serta panennya semakin melimpah,” kata Ipda Purwanto.

Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si. sangat mendukung personelnya, dalam hal ini Ipda Purwanto yang berkolaborasi dengan petani sayur Rumah Koran, Kanreapia yang telah membagikan sayur-sayuran untuk masyarakat.

“Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri khususnya Brimob berada di tengah masyarakat yang berkolaborasi dengan para petani handal. Di mana hasil bertaninya dibagikan kepada masyarakat”, imbuh Muhammad Anis saat dikonfirmasi di tempat terpisah. (*)

Pos terkait