KPU Sulsel ‘Mappattabe’ ke Kakanwil Kemenag Sulsel Terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

  • Whatsapp
KPU Sulsel 'Mappattabe' ke Kakanwil Kemenag Sulsel Terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Salah satu elemen penting yang sampai saat ini masih menjadi masalah bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di semua level adalah Data Pemilih dengan berbagai kompleksitasnya, yang solusi terbaik saat ini adalah Pemutakhiran Data Pemilih.

Dari sisi pelaksanaan pemutakhiran data ini pun tidaklah mudah karena berhubungan dengan sejumlah lembaga atau Kementerian terkait, salah satunya adalah Kementerian Agama (Kemenag.

Bacaan Lainnya

Karenanya, KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memandang perlu untuk membangun sinergitas kelembagaan dengan Kanwil Kemenag Sulsel yang diketahui punya jejaring struktur sosial kemasyarakatan sampai tingkat yang paling bawah.

Demikian disampaikan oleh Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir bersama sejumlah jajarannya saat Audience dengan Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Khaeroni, Rabu (23/6/2021).

Kehadiran Ketua KPU Sulsel di Kanwil Kemenag Sulsel didampingi oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Sulsel, Uslimin, Koordinator SDMA, Ismail Masse, Sub. Koordinatoor Perencanaan dan Program Rahcmat Rahim dan sejumlah staf di Humas KPU Sulsel.

KPU Sulsel 'Mappattabe' ke Kakanwil Kemenag Sulsel Terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Faisal Amir yang diterima khusus di Ruang Kerja Kakanwil menjelaskan bahwa Kedatangannya ini sekaligus Mappattabe / Izin untuk menggandeng Jajaran Kementerian Agama mulai dari tingkat Kanwil sampai Kab./Kota dalam menyukseskan program KPU terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan serta mengajak secara khusus SDM di Kemenag Sulsel mensosialisasikan atau mengkampanyekan Pemilu Damai di tengah masyarakat atau umat.

“Kemenag banyak menaungi Madrasah baik negeri maupun swasta termasuk Pondok Pesantren khususnya di tingkatan Aliyah yang siswa siswinya atau santrinya sudah masuk dalam kategori pemilih pemula, Termasuk juga KUA yang memiliki data penduduk yang menikah di bawah usia yang secara otomatis masuk dalam kategori sebagai pemilih” Ungkap Faisal

Selain itu, Kemenag juga memiliki infrastruktur penyuluh dan penceramah lintas agama yang memiliki potensi sangat besar untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan dan mengkampanyekan Pemilu Damai di tengah umat.
“Kami berharap Kakanwil beserta jajarannya bisa bersinergi dengan KPU dalam menyukseskan sejumlah program. Harapan besar kami jalinan kerja sama ini bisa dikonkretkan dalam bentuk MoU antara KPU dengan Kanwil Kemenag Sulsel yang kemudian bisa dibreakdown ke tingkat paling bawah,” harap Ketua KPU Sulsel.

Kakanwil Kemenag Sulsel H. Khaeroni atas nama Kemenag Sulsel sangat menyambut baik keinginan dan harapan Ketua KPU Sulsel, utamanya terkait pemutakhiran data pemilih dan Kampanye Pemilu Damai.

Kakanwil berpesan agar proses pendataan Pemilih harus lebih cermat dan teliti sehingga tidak memunculkan data ganda, sebab di Ponpes misalnya ada fakta, meskipun namanya Pesantren tapi didalamnya selain Madrasah, Pesantren juga ada yang memiliki jenjang pendidikan yang berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan seperti SMP atau SMA.

Kakanwil juga menyebutkan bahwa kerja sama KPU dengan Kemenag itu memang sebuah keniscayaan, disamping SDM di Kemenag sangat besar meskipun domain stakeholder di Kemenag itu sangat kompleks, juga karena terkait dengan beberapa lembaga atau institusi eksternal.

“Terkai Sosialisasi dan Kampanye Pemilu Damai, di Kemenag ada Penyuluh Agama bukan hanya agama Islam, tapi semua agama yang jangkauan tugasnya sampai di level pedesaan bahkan kampung, sehingga potensi ini bisa dijadikan Resource bagi KPU untuk mensosialisasikan program Kampanye Pemilu Damai di tengah umat,” jelas Khaeroni.

Usai mendengarkan penjelasan dan respons Kakanwil Kemenag Sulsel, Ketua KPU Sulsel H. Faisal Amir beserta jajarannya sangat merespon dan siap menjalin kerja sama dengan KPU bukan saja soal data pemilih, tapi juga kampanye pemilu damai di tengah umat menggunakan pendekatan keagamaan.

“Pertemuan berharga ini akan kami segera tindaklanjuti dengan mempersiapkan draf Kesepakatan berupa MoU dengan Kemenag Sulsel bersama sejumlah instansi dan lembaga yang terkait dengan program kami di KPU,” ucap Faisal Amir. (rls)