TAKALAR, UPEKS.co.id– TNI harus memiliki kemampuan tempur yang selalu terbina dengan baik. Kemampuan tempur, salah satunya adalah menembak yang wajib dikuasai oleh seorang prajurit. Untuk bisa menguasai kemampuan ini, tentunya dibutuhkan latihan yang dilakukan secara terarah, bertingkat dan berlanjut.
Terkait hal tersebut Kodim 1426/Takalar melalui program Binlat Bidang Operasi yang sudah ditentukan dalam kalender waktu latihan, kembali menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan II tahun 2021 di lapangan tembak Batalyon Yonif 726/Tamalatea, Senin (21/6/2021)
Saat di temui (Danlat), Lettu Inf Hasan Basri mengatakan hal yang paling utama dalam Latbakjatri adalah faktor keamanan. Sebaik apa pun hasil sebuah latihan tidak akan berarti bila terjadi cedera ataupun hal-hal yang tidak diinginkan. Sebaliknya, jika latihan berjalan dengan aman dan lancar, maka itu adalah sebuah indikator keberhasilan latihan.
Sementara itu Letkol Czi Catur Witanto,S.I.P., M.Si., M.Tr, (Han) sebagai Komandan Kodim menyampaikan bahwa dalam latihan menembak ditekankan kepada seluruh prajurit yang saat ini sebagai peserta latihan, agar bersikap disiplin dengan mematuhi segala instruksi dari petugas yang sudah ditunjuk oleh Danlat dan Koordinator latihan.
“Patuhi segala mekanisme latihan, agar kita semua aman dan selamat,” tegas Dandim.
“Karena saat ini masih dalam situasi Covid-19, saya selaku Komandan Kodim memerintahkan agar semua yang hadir agar mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun,” sambungnya.
Para peserta kembali diingatkan dengan pelajaran teori dasar menembak yang disampaikan oleh koordinator. Hal ini dilakukan untuk menyegarkan kembali hal mendasar dari teknik menembak yang benar.
“Dengan pemahaman dasar ini, diharapkan para prajurit mampu melakukannya dalam latihan, sehingga sasaran ataupun tujuan latihan dapat dicapai sesuai yang diharapkan satuan,” tutup Dandim. (Jahar)




