Ditlantas Berlakukan Tiga Kategori SIM Bagi Pengendara Motor

  • Whatsapp
Ditlantas Berlakukan Tiga Kategori SIM Bagi Pengendara Motor

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda se-Indonesia termasuk Sulsel dan jajaran, akan berlakukan tiga kategori Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk pengendara roda dua atau motor.

Kasubdit Regident Polda Sulsel, AKBP Muh Yusuf Usman mengatakan, sesuai dengan peraturan Kepolisian No 5 tahun 2021, itu diatur bahwa saat ini sudah diberlakukan pengkategorian SIM C dan terbagi tiga.

Bacaan Lainnya

Pertama kata mantan Kasat Lantas Polrestabes Makassar ini adalah dibagi susuai CC atau kapasitan silinder kendaraan. SIM C biasa itu berlaku sampai 250 CC. SIM C1 dikategorikan 250 CC sampai 500 CC dan SIM C2 berlaku bagi kendaraan 500 CC keatas.

“Jadi bagi masyarakat yang memiliki kendaraan tersebut, saat ini disampaikan akan diberlakukan peraturan tersebut dan saat ini masih tahap sosialisasi. Harapnya bahwa pengkategorian ini segara dilaksanakan. Namun, dalam enam bulan diberlakukannya peraturan kepolisian ini, ada beberapa masih terkandala, ” kata AKBP Yusuf.
Seperti terang Yusuf, belum adanya petunjuk teknis dari Korlantas dan juga sarana dan prasarana pendukung untuk kegiatan pengkategorian SIM tersebut. Tentu ini masih memerlukan waktu dan diharapkan masyarakat yang memiliki jenis kendaraan tersebut bisa mengurus SIM.
Pada pemberlakukan SIM tersebut lanjut Yusuf, nantinya sistem kredit poin. Sistem kredit poin ini diakuinya manarik, karena setiap pelanggaran akan tercatat untuk setiap pelanggaran, mulai kategori ringan, sedang dan berat. Disitu ada poin pengurangan.
“Saksinya atau outputnya adalah, SIM bisa dicabut atau tidak bisa digunakan kembali jika sistem kredit poin ini sudah berlaku dengan maksimal, ” lanjutnya.
Olehnya itu tambah Yusuf, bagi masyarakat yang sudah memilik SIM C biasa, namun sudah memiliki kendaraan 250 CC keatas, itu berlaku satu tahun dan bisa meningkatkan ke SIM C1.
“Kami sampaikan bahwa pengkategorian SIM itu akan diberlakukan. Tinggal menunggu teknis dari Korlantas Polri, ” tambah alumni Akpol 2003 ini.(Jay)