KOLAKA, UPEKS.co.id– Dinas pariwisata Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengembangkan obyek wisata pantai. Obyek wisata pantai salah satu obyek wisata yang disukai wisatawan lokal, sehingga menjadi suatu alternatif untuk dilakukan pengembangan, bahkan diharapkan bisa menarik wisatawan dari luar. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata Kolaka, H Andi Zulkarnain Mansyur yang dikonfirmasi media melalui telepon selulernya baru-baru ini.
Dikatakannya salah satu obyek wisata Sungai Tamborasi ditetapkan sebagai sungai terpendek dan masuk tiga besar di ajang API tahun 2020 lalu.
“Kita berupaya mengembangkan semua obyek wisata yang menjadi primadona bagi wisatawan lokal khususnya wisata pantai,” kata Zulkarnain.
Dikatakannya selaku instansi terkait serta stakeholder dalam mengembangkan semua obyek wisata dengan meningkatkan semua sarana dan prasarana infrastruktur setiap obyek wisata sehingga para wisatawan merasa nyaman dan aman.
“Tujuannya adalah menarik minat para wisatawan berkunjung, merasa nyaman dan aman,” ujarnya.
Mantan Asisten III Setda Kolaka ini mengatakan, khususnya Sungai Tamborasi memiliki daya tarik tersendiri dari masyarakat karena keunikannya bertemu langsung dengan laut lepas.
“Inilah yang menjadi suatu farameter sehingga Sungai Tamborasi masuk nominasi API tahun 2020 lalu,”kata Zulkarnain.
Begitu pun halnya dengan Pantai Kapu di Kecamatan Samaturu dapat ditempuh dari Kota Kolaka dengan kendaraan roda empat sekira satu jam.
Obyek wisata pantai ini kini sudah mulai ditata dengan baik, karena Pantai Kapu salah satu pilihan wisata bagi warga Kolaka maupun dari luar Sultra.
“Ini merupakan tanggungjawab kita semua untuk mengembangkan semua obyek wisata di daerah yang kita cintai ini, dengan demikian bisa menambah pemasukan PAD,” tandasnya.(pil)




