Pesantren Ramadhan Virtual UMI Bahas Puasa dan Kesehatan

  • Whatsapp
Pesantren Ramadhan Virtual UMI Bahas Puasa dan Kesehatan

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Pesantren Ramadhan Virtual UMI di hari ke-19 membahas Puasa dan Kesehatan dengan Narasumber Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI, Dr. Suharni, M.Kes dan Wakil Dekan 1 Fakultas Kedokteran UMI Dr.dr.Nasruddin A. Mappaware, SP.OG.

Hadir sejumlah Wakil Dekan IV UMI, Kabid dan KTU UPT PKD UMI, dan sejumlah mahasiswa. Kegiatan dipandu Host, Dr.M.Ishaq Shamad dan Dr.Nurjannah Abna.

Bacaan Lainnya

Dr.Suharni menjelaskan puasa bukan hanya bermanfaat bagi Kesehatan fisik, sebagaimana telah ditemukan para ahli. Ahli dari Jepang Prof.Shinory yang telah memperoleh Hadiah Nobel dengan penelitiannya terhadap puasa dan Kesehatan, namun puasa juga bermanfaat bagi Kesehatan psikis, dan ini yang sangat berpengaruh
terhadap Kesehatan manusia secara keseluruhan.

Pertimbangannya,jika jiwa dan pikiran manusia bersih dari sifat iri, dengki, cemburu, dsb, maka manusia akan merasa tenang.

Tidak ada gosip-gosip, tetapi selalu merasa damai dan bahagia dengan menjalin silaturrahim dengan sesama manusia, jelasnya.

Selanjutnya Dr.dr.Nasruddin mengemukakan, puasa luar biasa pengaruhnya bagi perkembangan sel, termasuk perkembangan unsur-unsur yang membentuk jaringan pada otak dan penciuman.

Dikatakannya, puasa membentuk “inhibisi” pada manusia, semacam proses peremajaan sel-sel dalam tubuh. Dengan orang berpuasa, bisa meningkatkan kecerdasan otak, sehingga membuat manusia lebih fokus dan konsentrasi

Melalui puasa, hilang semua pemikiran dan nafsu jahat. Oleh karena itu, sering disarankan kepada mahasiswa agar sebelum mengikuti ujian, agar berpuasa supaya bisa lebih konsentrasi dalam menjawab setiap soal yang diberikan.

Dr.dr.Nasruddin juga menjelaskan puasa dapat meningkatkan fungsi organ vital, karena itu di luar Ramadhan, Nabi menganjurkan puasa Senin-Kamis.

Hal itu, sangat berpengaruh pada peningkatan sensitifitas kulit/sensor vital pada tubuh manusia, jelas alumni Fak.Kedokteran UMI ini.

Sementara itu, Dr.Nursetiawati menambahkan pentingnya puasa dalam menciptakan perasaan yang tenang dan nyaman, jauh dari gosip dan kata-kata tidak berguna, sebab puasa mendorong untuk menjaga lidah dari berkata yang kurang pantas, tambahnya.

Host, Dr. Nurjannah Abna menambahkan, mengutip ceramah Prof.Dr.Husni Tanra saat ceramah di acara Nuzulul Al-Qur’an Sivitas akademika Fakultas Kedokteran UMI, dia menjelaskan pentingnya puasa dalam melakukan peremajaan terhadap sel-sel dalam tubuh.

”Bahkan dijelaskan secara rinci tahapan puasa hari pertama sampai hari ke sepuluh, perubahan yang terjadi dalam tubuh orang yang berpuasa sangat signifikan,”jelasnya.

Host, Dr.M.Ishaq Shamad menutup dengan menyampaikan topik puasa dan Kesehatan selalu menjadi tema yang sangat menarik dibahas sepanjang pesantren Ramadhan Virtual UMI, dan selalu hangat dengan nuansa dan tinjauan yang terbaru.

Untuk itu, diucapkan terima kasih kepada para narasumber dan partisipan zoomiyyin, tutupnya. (rls).

Pos terkait