Di tengah Larangan Mudik, Kab Sinjai Tetap Buka Destinasi Wisata

  • Whatsapp
Di tengah Larangan Mudik, Kab Sinjai Tetap Buka Destinasi Wisata

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Larangan mudik perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi telah dilakukan, guna mencegah penyebaran Covid-19. Aturan yang diberlakukan secara nasional tersebut bertentangan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Pada laman resmi https://www.sinjaikab .go.id. Pemerintah Kab. Sinjai dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab Sinjai, Jumat (7/5/2021). Menetapkan selama libur hari raya idul Fitri 1442 hijriah, obyek wisata di Bumi Panrita Kitta sebutan daerah tersebut tetap akan untuk masyarakat Sinjai.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai, Drs Yuhadi Samad, hal itu dilakukan setelah ditetapkannya Zonasi penyebaran virus korona di Kabupaten Sinjai yang berstatus zona kuning.

Maka sejumlah obyek wisata yang ada akan tetap dibuka seperti biasanya selama libur hari raya 13-17 Mei mendatang dengan mengedepankan protokol kesehatan. Hanya saja, pengunjung yang diperbolehkan mengunjungi obyek wisata adalah warga lokal Sinjai.

“Jadi obyek wisata yang tetap buka selama libur hari raya akan tetap mengacu pada protokol kesehatan sesuai aturan yang akan kita edarkan nanti ke pengelola wisata”, kata Yuhadi usai melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pengelolaan obyek wisata di ruang rapat asisten Administrasi umum Setdakab Sinjai.

Kendati demikian, Yuhadi membeberkan jika beberapa obyek wisata yang ada di Sinjai akan ditutup, khususnya obyek wisata kolam renang. Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran korona.

“Air diyakini salah satu media yang cepat dalam penyebaran virus korona, sehingga kita sepakat untuk ditutup. Dan Alhamdulillah pengelola juga mengerti”, jelasnya.

Tidak hanya wisata kolam renang, namun juga obyek wisata bahari yang ikut ditutup seperti boyek wisata pulau Larea-rea.

Untuk obyek wisata seperti pantai Mallenreng dan Panaikang diperbolehkan dibuka dengan syarat pengunjung dilarang berenang atau mandi.

Termasuk obyek wisata lainnya yang menggunakan fasiltas kolam renang, diantaranya Kapung Galung di Sinjai Barat, hingga jembatan jodoh di Sinjai Borong. (Tim Website) (Rasak).