Wajo, Upeks.co.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo dalam membangun budaya peduli lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Sebagai tindak lanjut implementasi Gerakan PISOTA’ (Pilah Sampahta, Olah Sampahta, Tanami Pekaranganta), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin, S.TP., M.M., menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rutan Kelas IIB Sengkang.Rabu(10/6/2026).
Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga binaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna, serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dan budidaya tanaman produktif.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan Gerakan PISOTA’ agar tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga lingkungan lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya membangun karakter peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan, A.Md.IP., S.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo dalam menggandeng Rutan sebagai mitra pelaksanaan program lingkungan hidup.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo. Melalui kerja sama ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan lingkungan, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat. Kami siap mendukung implementasi Gerakan PISOTA’ di lingkungan Rutan Kelas IIB Sengkang,” ujar Oki Setiawan.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pembinaan kemandirian warga binaan yang selama ini menjadi salah satu fokus pembinaan di lingkungan Rutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin, menegaskan bahwa Gerakan PISOTA’ merupakan gerakan kolektif yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
“Gerakan PISOTA’ bukan hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi juga membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan. Melalui kerja sama dengan Rutan Kelas IIB Sengkang, kami berharap nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat tertanam kuat pada warga binaan sehingga kelak mereka dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua instansi berkomitmen melaksanakan berbagai program lingkungan secara berkelanjutan, mulai dari edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah, pembuatan kompos, pemanfaatan sampah bernilai ekonomis, hingga kegiatan penghijauan dan pengembangan kebun produktif di lingkungan Rutan.
Program ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pembinaan.
Kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo dan Rutan Kelas IIB Sengkang ini menjadi contoh nyata sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat Gerakan PISOTA’, kedua pihak optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, produktif, dan berdaya guna bagi masyarakat Kabupaten Wajo.(rls)

