Atasi Fenomena Stres Gen Z, PAC Fatayat NU Ujung Tanah Gelar Seminar Kesehatan Mental

Atasi Fenomena Stres Gen Z, PAC Fatayat NU Ujung Tanah Gelar Seminar Kesehatan Mental

MAKASSAR, UPEKS – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Ujung Tanah yang dipimpin Nurlina sukses menggelar Seminar Kesehatan Mental dan Manajemen Stres di Aula Kantor Kecamatan Ujung Tanah, Jalan Sabutung Baru, Kota Makassar, Selasa (9/6/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.30 hingga 17.00 WITA tersebut dipandu oleh Andi Ismira, sebagai moderator. Dalam seminar ini, Fatayat NU menghadirkan pakar kesehatan, Dr. Nur Ulmi Mahmud, sebagai narasumber utama untuk mengupas fenomena gangguan kesehatan mental yang semakin marak terjadi di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Ketua Fatayat NU Kota Makassar, Nurul Husna Al Fayanah, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan tidak hanya dituntut kuat secara spiritual, tetapi juga harus memiliki kesehatan mental yang baik.

“Fatayat NU tidak hanya berbicara tentang peran perempuan dalam pembangunan, tetapi juga tentang bagaimana perempuan dapat bertumbuh secara utuh; kuat spiritualnya, cerdas intelektualnya, sehat mentalnya, dan kokoh kepemimpinannya. Karena saya meyakini bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap pembangunan. Perempuan adalah penggerak perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Nur Ulmi Mahmud memaparkan data mengenai kelompok masyarakat yang paling rentan mengalami tekanan mental di era modern.

“Berdasarkan berbagai rujukan data, Generasi Z tercatat mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Data UNICEF tahun 2024 menunjukkan sekitar 46 juta orang di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental, dan 24,3 persen di antaranya merupakan remaja yang masih bersekolah,” jelasnya.

Selain itu, Nur Ulmi juga menyoroti berbagai faktor yang menjadi pemicu stres pada perempuan. Menurutnya, persoalan domestik dalam keluarga serta tekanan ekonomi menjadi penyebab dominan yang memengaruhi kondisi kesehatan mental perempuan saat ini.

Kegiatan edukatif yang diinisiasi oleh kepemimpinan Nurlina di PAC Fatayat NU Ujung Tanah tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, serta unsur pimpinan wilayah setempat.

Perwakilan Muslimat NU Kecamatan Ujung Tanah, Marhana, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Sebagai orang tua, kami dari Muslimat NU Ujung Tanah sangat mengapresiasi kegiatan positif seperti ini. Kami berharap Fatayat NU Ujung Tanah dapat menjadi patron dan kecamatan percontohan bagi kecamatan lainnya, sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih erat antar Badan Otonom (Banom) NU di wilayah Ujung Tanah,” harapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Tripika Kecamatan Ujung Tanah, perwakilan Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI), serta Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Kecamatan Ujung Tanah.

Seminar tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda dan perempuan, tentang pentingnya menjaga kesehatan mental serta mengelola stres secara sehat di tengah berbagai tantangan kehidupan modern. (*)