Bupati Selayar Sebut Dua Tantangan Besar Pertahankan Opini WTP LKPD 2021

  • Whatsapp
Bupati Selayar Sebut Dua Tantangan Besar Pertahankan Opini WTP LKPD 2021

SELAYAR.UPEKS.co.id— Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyampaikan, dua tantangan besar tahun ini pertahankan opini WTP atas LKPD tahun 2021.

Pertama, terbentuknya SKPD baru berimplikasi pada SKPD lama dihapus, digabung, atau dipisahkan kewenangannya oleh peraturan perundang-undangan.

Bacaan Lainnya

Kedua, adanya regulasi baru khususnya PP 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, dengan adanya kewajiban pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran.

Hal itu dikemukakan oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali pada pembukaan Pelatihan Penatausahaan dan Akuntansi dengan Aplikasi Sistem Infomasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kemendagri di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, di hotel Golden Tulip Makassar, Sabtu (29/5/2021).

Untuk itu saya mengimbau seluruh peserta, agar betul-betul memanfaatkan kesempatan ini menanyakan permasalahan yang dihadapi selama ini beserta solusi pemecahannya.

Tujuannya, agar dalam proses pelaksanaan APBD tahun ini tidak menjadi penghambat bagi kemampuan kita untuk menyerap anggaran, utamanya dana yang bersumber dari Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD),” ucap Basli Ali.

Bupati menegaskan, penyerapan TKDD sampai pertengahan tahun ini telah menjadi warning pemerintah pusat. Hal ini berarti pemkab Selayar harus lebih ekstra guna percepat akselerasi pelaksanaan kegiatan.

Tetapi dengan percepatan tersebut tetap harus mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola keuangan daerah yang transparan, ekonomis, efisien, efektif dan akuntabel, sehingga temuan berulang atas LKPD nantinya tidak terjadi lagi dalam catatan LHP BPK-RI.

“Hal yang selama ini masih kurang jelas dipahami, khususnya dalam penerapan Peraturan Pemerintah dan Permendagri terkait pengelolaan keuangan daerah. Permasalahan dimaksud agar ditanyakan kembali guna meminimalisir kesalahan pelaksanaan di lapangan karena kesalahan kita memahami peraturan perundang-
undangan,” pinta Bupati.

Pelatihan dihadiri Direktur Perencanan Anggaran Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, tim pengajar dari Fakultas Ekonomi UNHAS Makassar.

Menutup sambutannya, kepada peserta bupati menyampaikan selamat mengikuti Pelatihan penatausahaan dan akuntansi dengan aplikasi SIPD di Lingkungan Pemkab Selayar.

Basli Ali juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam mensukseskan penyelenggaraan acara tersebut. (Sya).