Syiar Ramadan Kapolres Tegaskan, Penegakan Prokes Wajib Diterapkan

  • Whatsapp
Syiar Ramadan Kapolres Tegaskan, Penegakan Prokes Wajib Diterapkan

ENREKANG, UPEKS.co.id — Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH melaksanakan Syiar Ramadhan di Mesjid Nur Rahman Pelali, Desa Buntu Pema,Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang, Selasa (27/04/21).

Usai melaksanakan Sholat Isya, Kapolres menyempatkan diri untuk memberikan himbauan kepada para jamaah.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres, AKBP Andi Sinjaya mengatakan bahwa Kita adalah saudara yang harus saling mengingatkan satu sama lain demi kebaikan bersama.

Ia juga menyampaikan larangan mudik pada tahun ini. ” Tapi kita tetap bersyukur karena pada tahun ini kita bisa melaksanakan ibadah di masjid-masjid, berbeda pada tahun kemarin kita melaksanakan ibadah dirumah masing – masing mengingat suasana pandemi masih belum berakhir”. Ujarnya.

“Agar masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid -19 dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan (3M) Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak” ujarnya

Karena prinsip kami adalah Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap senantiasa mematuhi protokol kesehatan walaupun nantinya sudah disuntik vaksin. Tentunya dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan di air yang mengalir serta tetap menjaga jarak ketika berkomunikasi dengan orang lain atau lawan bicara,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat waspada terhadap berita hoax di media sosial, maka dari itu Jangan buru-buru menyimpulkan lalu ikut membagikannya.

“Kadang-kadang, hoax memang diolah dari berita media terpercaya, hanya saja isinya sudah diplintir,” terangnya.

AKBP Andi Sinjaya menambahkan Polres Enrekang telah meluncurkan dua program yaitu Program Syiar ramadhan dengan tujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko
COVID-19. Program Ini dilaksanakan dengan pendekatan Kepolisian Preemtif dan Preventif.

Kemudian Program anti pekat (penyakit masyarakat) diantaranya menyasar seperti Balapan Liar (Bali), Knalpot Racing, Tawuran, Petasan, dan Minuman Keras (Miras). Dimana Pendekatan Kepolisian yang digunakan selain Preventif namun juga Represif secara selektif Prioritas, guna mewujudkan Enrekang maju aman dan sejahtera .(Sry).

Pos terkait