Harga Kedelai Melonjak, Keuntungan Pengrajin Tahu Tempe Tergerus Hingga 50 Persen

  • Whatsapp
Harga Kedelai Melonjak, Keuntungan Pengrajin Tahu Tempe Tergerus Hingga 50 Persen

PANGKEP, UPEKS.co.id — Pengrajin tahu dan tempe mengeluh. Harga kacang kedelei melonjak.

Saat ini. Harga kacang kedelai impor menembus harga Rp10 ribu/kg. Sementara kedelai merupakan bahan baku pembuatan tahu dan tempe.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pengrajin tahu dan tempe di Bonto Kammisi, Pangkajene, Faisal mengatakan; sebelumnya ia membeli kacang kedelai seharga Rp7 ribu/kg. Namun, saat ini harganya naik menjadi Rp10 ribu/kg.

“Dulu kita beli kedelai, harganya Rp7 ribu/kg, sekarang sudah Rp10 ribu. Kenaikannya sangat kencang,” katanya.

Dia menduga, kenaikan harga kacang kedelai ini, akibat pandemi Covid-19.

Untungnya. Menaikan harga kedelai ini belum menimbulkan kerugian. Kendati demikian Faisal mengaku keuntungan mereka tergerus. Semakin tipis.

“Keuntungan menurun. Sampai 50 persen,” tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan Pangkep, Ansar Paduai berharap, pengrajin dan pedagang tahu dan tempe tidak menaikan harga.

“Kami imbau kepada pengusaha dan pengrajin tahu dan tempe agar tidak menaikkan harga. Kalau pun terpaksa dinaikkan, harganya jangan terlalu tinggi. Kami akan terus memantau harga kebutuhan pokok di pasar,” katanya, Kamis (7/1/21).

Ia juga mengatakan, berdasarkan pantauan harga sejak pekan ke lima bulan Desember, harga kacang kedelai sebesar Rp10 ribu.(Sah)

Pos terkait