MAJENE, UPEKS.co.id—Dalam acara Peringatan Hari Hak Azasi Manusia se dunia 72. Mengusung tema “Recover Better, stand up for Human Rights” (Menuju kondisi yang lebih baik dalam penegakan HAM). Aula Auditorium Lt. 4 kantor Gubernur Sulbar. Senin, (14/12/2020).
Sepanjang tahun 2015 sampai 2020 atau selama 6 (enam) tahun berturut turut (Double Hattrick) Pemerintah Kabupaten Majene tidak pernah lepas mendapatkan penghargaan bergengsi dari Kementerian Hukum dan HAM RI, dimana Majene selalu masuk dalam kategori Kabupaten / Kota Peduli Hak Asasi Manusia, dan tahun 2020 ini Kab. Majene memperoleh nilai yang sangat memuaskan yaitu 95,39 dan tertinggi di Provinsi Sulbar.
Gubernur Sulawesi Barat mewakili Menteri Hukum dan HAM RI menyerahkan secara langsung plakat dan piagam kepada Plt. Bupati Majene H. Lukman bersama empat kabupaten lainnya se Provinsi Sulawesi Barat.
Sebelum memasuki acara penyerahan piagam secara langsung oleh Gubernur Sulbar, acara dibuka secara resmi oleh Presiden RI Jokowidodo yang ditayangkan secara virtual, yang diikuti oleh Menkopolhukam, Menteri Hukum & HAM, Menteri Luar Negeri serta Gubernur, Walikota dan Bupati seluruh Indonesia.
Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal dalam sambutannya mengapreseasi capaian kriteria kabupaten peduli HAM Tahun 2020, lima kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, sehingga layak diberi penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM, yaitu Majene, Mamuju, Polman, Mamuju Tengah dan Pasangkayu.
“Saya mendukung dilakukan penilaian kabupaten peduli HAM, upaya tersebut untuk menjadi motivasi bagi Pemkab dalam pemenuhan hak hak dasar warganya dan jadi tolak ukur kinerja Pemkab terkait penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM di daerah masing masing,” ungkap Ali Baal.
Plt. Bupati Majene Lukman menyampaikan, kegembiraan yang mendalam serta rasa bangga atas keberhasilan Kab. Majene kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM, ini artinya pelaksanaan HAM di Kabupaten Majene sudah dilaksanakan dengan baik.
“Tentunya hal ini wajib kita pertahankan dan berharap Pemerintahan selanjutnya dapat melanjutkan prestasi yang
telah kita raih hari ini,” ujarnya.
Lukman juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Majene, para OPD terkait dan juga kepada
Bagian Hukum Setda. Majene yang telah berkontribusi, berkoloborasi dan berpartisipasi dengan baik,” kata Lukman.
Terkait dengan nilai 100 yang didapatkan pada kategori Hak atas Pendidikan, Plt. Bupati Majene Lukman menyampaikan, bahwa ini adalah angka yang sangat luar biasa dan spektakuler.
“Ini menandakan bahwa pelaksanaan Hak atas Pendidikan di Kabupaten Majene kita sudah jalankan dengan maksimal sesuai dengan julukan Majene Kota Pendidikan dan semoga kita tetap dapat pertahankan ritme ini,”katanya
Sementar Kabag Hukum Setda Majene Fauzan, yang turut serta mendampingi Plt. Bupati Majene menyampaikan rasa syukur atas pencapaian selama ini atas penghargaan yang diraih Majene sebagai Kabupaten peduli HAM ke enam.
“Tentunya ini tak lepas dari bimbingan Bupati, Wakil Bupati, Sekda serta beberapa OPD selaku stakeholder terkait. Diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PP dan PA, Dinas Capil, Dinas PU, Dinas Perkim dan Dinas Lingkungan Hidup. Dari OPD inilah diperoleh data untuk memenuhi kriteria yang dipersyaratkan sebagai kabupaten peduli HAM,” kata Fauzan
Menurut Fauzan, adapun kriteria daerah kabupaten / kota yang dijadikan indikator penilaian diantaranya terpenuhinya, Hak atas kesehatan, Hak atas pendidikan, Hak atas perempuan dan anak, Hak atas kependudukan, Hak atas pekerjaan, Hak atas perumahan yang layak, dan Hak atas lingkungan yang berkelanjutan.
“Artinya tidak berlebihan kiranya kami menyampaikan terima kasih atas bimbingan selama ini dari Bupati, Wakil Bupati dan Sekda, juga kepada OPD terkait atas setiap bentuk kerjasama dan dukungannya, semoga kedepannya lebih baik lagi dan dapat tetap dipertahankan,” pungkasnya.(Alim).




