Makassar, Upeks.co.id–Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Makassar, menerima kunjungan silaturahim pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar H Syamsu Rizal alias Deng Ical H Fadli Ananda (DILAN), Ahad (8/11/2020).
Pada pekan lalu, PCNU Kota Makassar menerima kunjungan silaturahim pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando.
Kunjungan silaturahmi ini berlangsung, setelah tim dari pasangan dengan jargon DILAN setelah sebelumnya telah melayangkan surat atas rencana tersebut, 18 Oktober 2020 lalu.
Penerimaan kunjungan silaturahim calon Walikota Makassar adalah bagian peran serta Nahdlatul Ulama dalam upaya mewujudkan dan menjaga pesta demokrasi Pilkada serentak 2020 yang berkualitas di Kota Makassar.
Dipandu Sekretaris Tanfidziyah Usman Sofyan MA, Rois Syuriyah DR KH Baharuddin HS dan Ketua Tanfidziyah Dr KH Kaswad Sartono, menyampaikan kepada pasangan bernomor urut tiga ini terkait sikap politik organisasi ini. “Kami diikat oleh Muktamar NU tentang Khittah,” terang Kaswad. Dirinya menegaskan, terkait calon yang datang tidak membeda-bedakan siapa yang datang untuk silaturahim disambut.
Sedangkan Rois Syuriyah menyatakan, NU sebagai organisasi sosial kemasyarakatan tidak berafiliasi dengan salah satu partai politik. Itulah amanah Muktamar ke 26 kembali Khittah.
Menurutnya, amanat muktamar NU sebagai organisasi sosial kemasyarakatan jam`iyah diniyah-ijtima`iyah. NU tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana.
” Apa artinya, orang NU ada di semua kelompok partai. Orangnya tetap NU, orangnya tetap Aswaja (Ahlussunnah waljama’ah, red),” lanjutnya seraya menyebutkan NU tidak mendukung salah satu calon, tapi memberikan kebebasan kepada anggotanya.
Sementara Fadli Ananda, yang mendampingi Deng Ical adalah wakil ketua PWNU Sulsel dan putra bungsu, Mantan Ketua PWNU Sulsel, Prof. Dr. H. Iskandar Idy. Dalam kesempatan itu berterima kasih atas surat permohonan silaturahim yang ke pengurus NU Kota Makassar.
Demikian halnya Deng Ical, memberi penghargaan terima kasih, sebagai calon, ingin mendapatkan pegangan dan dukungan sesama umat Islam, khususnya organisasi NU.
Bagi NU, kedatangan calon walikota kontestan Pilkada Makassar, sebagai bentuk penghargaan kepada ulama. Mereka mendukung program Kota Makassar yang Islami yang ramah, toleran dan wasathiyah.
Dalam kesempatan silaturahim tersebut, disaksikan sejumlah pengurus, Banom, Lajnah dan MWC yang hadir, PCNU Makassar menitipkan 5 program untuk disinergikan bila pasangan yang dikenal jargon DILAN menjadi pemenang pada kontestasi 5 tahunan ini. Rois Syuriyah di akhir pertemuan, mendoakan agar Makassar mendapatkan pemimpin yang amanah, dan Pilwalkot berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.(rls)




