PANGKEP, UPEKS.co.id — Puluhan rumah rusak diterjang angin puting beliung, di desa Baring, Kecamatan Segeri.
Camat Segeri, Syahrul mengatakan, akibat kejadian ini sebanyak 23 rumah mengalami kerusakan.
- Wagub Sulsel Soroti Perlindungan Anak di Pesantren, DPP ICATT Usulkan Satgas Terpadu Awasi Pesantren Tak Berizin
- Marak Kasus Kekerasan di Pesantren, ICATT Dorong Penguatan Sistem Perlindungan Anak yang Profesional dan Humanis
- GP Ansor Sulsel Sukses Gelar PKN X dan Susbanpim IX, Diikuti 120 Kader dari Sumatera hingga Papua
“Yang terdampak itu ada 23 rumah, dan 10 rumah diantaranya rusak parah. Yang atapnya bahkan sampai hilang, dan ini baru pertama kalinya ada angin puting beliung di desa Baring,” jelasnya.
Pemerintah setempat pun telah melakukan pendataan dan melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait.
“Kami dari pemerintah sudah melakukan pendataan untuk diteruskan ke BPBD, agar tidak ada kesalahan dalam penyaluran bantuan nantinya,” terangnya.
Ia menyebutkan, saat ini korban sangat membutuhkan terpal guna menutupi atap rumah yang terbang.
Peristiwa angin puting beliung terjadi Selasa kemarin, sekira pukul 14.00 siang.
Salah seorang korban, Marna mengisahkan, angin puting beliung didahului hujan deras yang tiba-tiba turun.
“Deras sekali hujan, baru ada angin kencang sekali, sampai-sampai atap rumah terbang terbawa angin,” ujarnya.(Sah)




