Makassar, Upeks.co.id–Salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik berhubungan dengan kecakapan, kemahiran dan kemampuan guru dalam memahami ilmu pengajaran. Kemampuan guru dalam aspek pedagogik dapat direfleksikan melalui kemahiran guru dalam mengelola proses pembelajaran hingga pada proses penilaian hasil belajar siswa.
Kemampuan guru di sekolah perlu ditingkatkan secara berkesinambungan agar mutu pembelajaran dan penilaian dapat terjaga, terutama tuntutan pembelajaran pada kurikulum 2013 revisi yang mengharapkan siswa memiliki keterampilan berfikir taraf tinggi.
Melihat kondisi tersebut, tim pengabdi dari Universitas Negeri Makassar yang dikoordinir oleh Dr. Anas Arfandi, M.Pd. beserta Prof. Dr. Syahrul, M.Pd. melakukan workshop penyusunan soal berbasis keterampilan berfikir taraf tinggi atau sering dikenal dengan High Order Thinking Skill (HOTS). Kegiatan ini dibuka pada tanggal 5 September 2020 di ruang guru SMP Negeri 3 Makassar dan akan dilaksanakan selama 5 kali pertemuan secara luring dan daring.
Prof. Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd. yang merupakan Direktur Pascasarjana UNM selaku inisiator kegiatan ini senantiasa mengingatkan pesan Rektor UNM agar kegiatan Tridharma perguruan tinggi tidak berhenti karena kondisi Covid-19. Untuk itu, seluruh dosen dan civitas akademik lainnya diharapkan dapat terus berkarya, berkreasi, dan berinovasi dalam menjalankan aktifitas kesehariannya.
Prof. Dr. Ir. Bakhrani Rauf, MT. selaku ketua LP2M UNM berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah khususnya di SMP Negeri 3 Makassar dan dapat menjadi Role model bagi sekolah lainnya di Makassar.
Selain itu, beliau juga sangat menganjurkan agar kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan tidak hanya pemaparan materi, tetapi hingga pendampingan agar hasilnya dapat lebih optimal.
LP2M UNM selanjutnya akan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama agar SMP Negeri 3 Makassar menjadi Sekolah binaan Universitas Negeri Makassar.
Dra. Rahmawati Agustini, MH. yang merupakan ketua Harian IKA Spentig Makassar mewakili Ketua Umum dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi alumni dalam hal ini IKA Spentig dan sekolah terus diupayakan secara optimal. Ia juga mengutarakan bahwa salah satu pemateri workshop yakni Dr. Anas Arfandi, M.Pd. merupakan alumni SMP Negeri 3 Makassar.
Sebagai Alumni sekaligus pengurus IKA Spentig, Tisa sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa sinergitas pelaksanaan kegiatan yang berkesinambungan akan menghadirkan alumni yang dapat berkontribusi di tengah masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dan lulusan SMP Negeri 3 Makassar akan lebih berkualitas dan memiliki daya saing untuk memasuki jenjang Pendidikan selanjutnya.
Sementara itu, Drs. Kaswadi selaku kepala SMP Negeri 3 Makassar mengungkapkan terima kasih yang sangat besar kepada seluruh pihak yang merealisasikan kegiatan. Pembelajaran dan penilaian yang dilakukan secara daring, terus diupayakan secara kreatif dan terus dioptimalkan. Kehadiran UNM sangat membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran di sekolah. Selain itu, peran IKA Spentig yang selalu bersinergi mengembangkan sekolah sangat diapresiasi dengan sangat baik.
Kegiatan workshop penyusunan soal berbasis HOTS ini diselanggarakan secara serentak melalui tatap muka langsung dengan pembatasan jumlah peserta. Selain itu sebagian peserta lainnya mengikuti secara daring melalui aplikasi pertemuan virtual. Selanjutnya, kegiatan juga berlanjut pada pendampingan penyusunan soal yang dilakukan secara daring melalui grup media sosial, sampai pada pelaksanaan tugas-tugas mandiri hingga pelaksanaan analisis butir soal secara kuantitatif yang merupakan akhir dari kegiatan workshop ini.(Citizen reporter: Dr. Anas Arfandi, M.Pd.)




