Tingkatkan Mutu Pendidikan,SMPN 1 Bantaeng Sosialisasi SPMI

  • Whatsapp
Tingkatkan Mutu Pendidikan,SMPN 1 Bantaeng Sosialisasi SPMI

BANTAENG, UPEKS.co.id–Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Sabtu, 15 Agustus 2020.Sekolah SMP Negeri 1 Bantaeng melaksanakan Sosialisasi Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang melibatkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Koordinator pengawas SMP dan para dewan guru yang ada dilingkungan sekolah SMP Negeri 1 Bantaeng.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng , dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendorong setiap satuan pendidikan untuk melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMI) agar dapat mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP). Adapun yang menjadi payung hukumnya  adalah Permendikbud Nomor 28 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) Dasar dan Menengah.

Bacaan Lainnya

Pada pasal 1 ayat 3 disebutkan bahwa “Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah adalah suatu kesatuan unsur yang terdiri atas organisasi, kebijakan, dan proses terpadu yang mengatur segala kegiatan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah yang saling berinteraksi secara sistematis, terencana dan berkelanjutan.”

Lalu pasal 1 ayat 4 menyatakan bahwa “Sistem Penjaminan Mutu Internal Pendidikan Dasar dan Menengah, yang selanjutnya disingkat SPMI-Dikdasmen adalah suatu kesatuan unsur yang terdiri atas kebijakan dan proses yang terkait untuk melakukan penjaminan mutu pendidikan yang dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan menengah untuk menjamin terwujudnya pendidikan bermutu yang memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan.”

Menurut Muhammad Haris selaku Kadis Dikbud Bantaeng mengatakan “ SPMI itu harus berkesinambungan akan tetapi karena kebiasaan kita masih ada banyak guru yang nanti menjelang akreditasi baru akan dimulai dikonsep padahal itu salah. Maunya SPMI itu harus berkelanjutan agar implementasi SPMI dapat berjalan sukses, makanya saya terus Sosialisasi SPMI kepada Warga Sekolah. Hal ini bisa dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah (TPMPD), fasilitator daerah (pengawas), kepala sekolah, atau Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS). Saya mau ketika satuan tenaga pendidikan ketika dimasukan namanya dalam SK harus juga ada action, ambisi serta inovasi”,jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Muh. Irham Hidayat selaku Guru di sekolah SMP Negeri 1  Bantaeng “ada delapan Standar Kompetensi Lulusan yaitu Standar Isi,Standar Proses,Standar Penilaian,Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan,Standar Pengelolaan,Standar Sarana dan Prasarana,dan Standar Pembiayaan. Jadi Ketika ada pembuatan SK harusnya dalam pembagian tugas harus jelas agar tidak tumpang tindih dalam melaksanakan tugasnya”. Pungkasnya.(Irwan.P)

Pos terkait