Takalar Belum Berani bersikap, Untuk Belajar Tatap Muka

  • Whatsapp
Takalar Belum Berani bersikap, Untuk Belajar Tatap Muka

TAKALAR, UPEKS.co.id–Dari lima Daerah diberikan ruang untuk membuka sekolah dengan model tatap muka atau kegiatan belajar berlangsung dengan siswa dengan guru.

Pemerintah kabupaten Takalar masuk zoan hijau sehingga di berikan ruang untuk membuka sekolah dengan tata muka.

Bacaan Lainnya

Tentunya ini mendapatkan izin dari Tim covid-19,dua daerah tetangganya seperti Gowa dan Jeneponto belum ada jadwal dari tim covid 19 .

ditetapkannya kabupaten Takalar,Lutra,Barru,Bone dan Pinrang zona hijau atau penyebaran covid 19 tidak terllau mengkhawatirkan sehingga kelima daerah ini bisa belajar dengan tatap muka.

Pemerintah telah memberikan izin kepada 163 daerah yang masuk zona kuning untuk sekolah tatap muka.

“Satgas Covid 19 telah memberikan izin kepada kita untuk sekolah tatap muka, tapi berdasarkan instruksi Pak Bupati Syamsari Kitta- maka kami tidak ingin terburu buru untuk membuka sekolah jangan sampai menjadi klaster baru,” kata Kadis Pendidikan Takalar Irwan Sijaya.

Irwan mengatakan, posisi Takalar sangat krusial karena daerah tetangga (Gowa dan Jeneponto- red) belum ada yang dizinkan untuk membuka sekolah.

Jika Takalar membuka sekolah maka akan sangat rawan terjadi penularan dan malah berpotensi menambah angka pasien positif.

“Sebab Daerah tetangga  belum ada yang diizinkan buka sekolah secara tatap muka”terangnya.

sementara  banyak guru kita domisilinya di Makassar dan Gowa yang masih zona merah, meskipun misalnya jika sekolah tatap muka sudah sangat dirindukan, tetapi banyak yang kita mesti pertimbangkan,” kata Irwan.

Ia mengatakan, pihaknya juga mendengar imbauan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang meminta agar tidak terburu- buru membuka sekolah.

“Membuka  sekolah di saat covid 19 apalagi situasi belum aman malah berpotensi membuat persoalan baru.”ujarnya.

Lanjut dikatakan ada Imbauan Pak Gubernur juga begitu, “pembukaan sekolah bisa kita lakukan jika situasi lebih baik lagi, kita tunggu saja,” terang Drs  Irwan.(Jahar).

Pos terkait