MAKASSAR, UPEKS.co.id — Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, silaturahmi pengurus DPC PDI Perjuangan kota Makassar di Jl Serigala, Kecamatan Mamajang Makassar, Kamis (13/8/20).
Silaturahmi antara Sat Intelkam Polrestabes Makassar dengan Pengurus DPC PDI Perjuangan kota Makassar, dalam rangka Harkamtibmas menjelang pemilihan Walikota Makassar 2020.
Silaturahmi itu dihadiri langsung oleh Ketua PDI Perjuangan Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile beserta seluruh pengurus inti lainnya serta personel unit VI Sat Intelkam Polrestabes Makassar.
Kanit VI Sat Intelkam Polrestabes Makassar, Ipda Yufsin mengatakan, silaturahmi ini bertujuan untuk membangun
komunikasi antara pihak Kepolisian dengan para pengurus DPC PDI Perjuangan kota Makassar jelang Pilwalikot Makassar tahun 2020.
“Harapan kami dengan diadakannya kegiatan ini, para pengurus DPC PDI Perjuangan dapat membantu tugas kami sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di Kota Makassar, ” harap Yufsin.
Saat ini terang Yufsin, selain melakukan patroli di jalan raya, pihaknya juga melakukan patroli Cyber yang didalamnya bertujuan untuk memerangi berita Hoax yang ada di dalam media sosial.
Pihaknya pun yakin bahwa dengan banyaknya pengurus ataupun anggota PDI Perjuangan, tentu dapat membantu tugas kepolisian.
“Kami mengharapkan kerja sama dari tokoh-tokoh politik agar senantiasa ikut serta dalam menjaga keamanan khususnya Ipolesosbudkam. Saya mengharapkan agar silahturahmi tetap terjalin, ” harapnya.
Ketua PDI Perjuangan Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengaku sangat berterimakasih atas kedatangan dari Sat Intelkam Polrestabes Makassar. Sehingga komunikasi akan terus berjalan dan situasi Kamtibmas dapat diminimalisir.
“Akhir-akhir ini berita Hoax yang beredar di media sosial sangat mengganggu khususnya pada partai Kami. Dengan ini Kami secara tidak langsung ingin meminta bantuan kepada pihak Kepolisian untuk meredam gangguan Kamtibmas khusunya pada berita Hoax, ” ucapnya.
Menjelang Pemilihan Walikota Makassar tahun 2020 lanjut Andi Suhada, dia sangat meminta agar pengawalan keamanan sangat disiagakan dan diperketat.
“Karena tidak menutup kemungkinan baik dari pendukung PDI Perjuangan maupun dari partai lain akan terprovokasi dengan situasi yang akan dihadapi, ” lanjutnya.(Jay)




