BPJS Kesehatan Makale Galakkan Canvassing Badan Usaha Lewat Telemarketing

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Makale Galakkan Canvassing Badan Usaha Lewat Telemarketing

BPJS Kesehatan Makale Galakkan Canvassing Badan Usaha Lewat Telemarketing

Makale Utara, Upeks.co.id – Sejak kemunculan pandemi Covid-19, Pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk melaksanakan physical distancing. Oleh karena itu, kegiatancanvassing badan usaha yang dijalankan BPJS Kesehatan, yang selama ini dilaksanakan dengan kunjungan langsung kini dialihkan melalui media komunikasi via telepon maupun Whatsapp (WA).

Bacaan Lainnya

Canvassing adalah aktivitas terencana sebagai salah satu strategi perluasan peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha (BU) yang dilakukan untuk memberikan advokasi  tentang kewajiban pemberi kerja yakni mendaftarkan dirinya, pekerja dan anggota keluarganya menjadi peserta JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Di tengah pandemi saat ini upaya optimalisasi fungsi perluasan kepesertaan segmen PPU BU  tetap berjalan, hanya saja dengan metode yang berbeda. Jika sebelumnya petugas Relationship Officer (RO) mendatangi langsung badan usaha ke lapangan, kali ini kami alihkan melalui telemarketing. Telemarketing ini sendiri telah kami terapkan sejak awal diberlakukannya physical distancing hingga saat ini,” ujar Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Makale Fatmawati Sannungan, Jumat (29/05).

Fatmawati menjelaskan bahwa kegiatan canvassing melalui telemarketing merupakan salah satu alternatif yang diambil dengan tidak mengurangi fungsi RO. Lewat telemarketing, RO tetap dapat memberikan edukasi terkait hak pekerja dan kewajiban pemberi kerja dalam mendaftarkan perusahaan dan pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS.

Selain itu, RO juga memberikan penjelasan tentang pendaftaran BU melalui Elektronik Data Badan Usaha (e-Dabu). e-Dabu merupakan salah satu inovasi berbasis web yang dikembangkan bagi pelaku usaha untuk mempermudah proses pengelolaan kepesertaan karyawan baik pendaftaran, mutasi tambah/kurang peserta, perpindahan peserta, penonaktifan, cek tagihan iuran dan lain sebagainya. Adapun data badan usaha diperoleh melalui Online Single Submision (OSS), maupun data canvassing yang telah diperoleh sebelumnya oleh RO dan perlu dilakukan feedback.

Eman, salah seorang PIC salah satu BU yang telah dihubungi, mengatakan bahwa  adanya telemarketing membantu BU dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan tepat.

“Telemarketing ini cukup praktis, jika sewaktu-waktu membutuhkan informasi terkait pendaftaran maupun kepesertaan karyawan BU maka kami dapat langsung menghubungi petugas tanpa perlu khawatir melakukan kontak langsung. Namun kami tetap berharap agar pandemi ini cepat berlalu agar operasional BU dapat berjalan normal kembali dan kewajiban untuk segera mendaftarkan pekerja dapat dilaksanakan,” ujarnya. (Jamkesnews)

Pos terkait