MAKASSAR.UPEKS.co.id—Kodam XIV/Hasanuddin bersama BNI Wilayah Makassar menyalurkan 1.000 pinjaman modal usaha/KUR dari total target 3.000 penyaluran yang akan diberikan ke pedagang/petani/UKM mitra binaan Kodam XIV/Hasanudin.
Seluruh pengusaha binaan itu tersebar di provinsi Sulsel, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.
Acara dihadiri Pangdam XIV/Hasanudin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad, Irdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Purbo Prastowo, S.I.P MM., Kapok Sahli Pangdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Andi Kaharuddin, S.I.P.
Turut hadir, Pemimpin BNI WIlayah Makasar Hadi Santoso. Hal ini merupakan wujud nyata Kodam XIV/Hasanuddin dan BNI Wilayah Makassar dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional khususnya di wilayah provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.
Di hari yang sama telah dilaksanakan penandatanganan kredit secara massal di wilayah Sulsel menghadirkan perwakilan 35 orang secara simbolis dan untuk wilayah lainnya dilakukan pada masing-masing Kodim/Koramil.
Tentunya dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Berupa gunakan masker dan tetap menjaga jarak (physical distancing).
Pangdam dalam sambutannya mengatakan, pandemic Covid-19 berimbas pada seluruh ataupun segala aspek kehidupan, salah satunya penurunan laju perekonomian yang tentunya sangat dirasakan oleh masyarakat khususnya di wilayah provinsi Sulsel.
“Modal usaha ini akan disalurkan BNI Wilayah Makassar dan dilakukan pendampingan para Danramil dan Babinsa. Ini langkah awal dan tidak menutup kemungkinan dari target 3.000 pedagang/petani/UKM nantinya akan terus bertambah” tambah Pangdam.
Pendampingan dilakukan agar mereka bisa menambah modal usaha yang tergerus sebagai dampak pandemik Covid-19 dan aktivitas kegiatan usaha mereka tetap berjalan di tengah pandemik.
Selanjutnya, diharapkan untuk dapat meningkatkan semangat kerja dan mandiri dalam mengelola bantuan usaha/KUR tersebut dengan sebaik-baiknya.
Pemimpin BNI Wilayah Makasar Hadi Santoso sangat mengapresiasi kepedulian Kodam XIV/Hasanuddin dalam
memperhatikan para pelaku usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Hal ini merupakan langkah awal, dimana BNI Wilayah Makassar menyalurkan pinjaman berupa Program Kemitraan (PK) atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Rp. 2 juta per orang, yang akan akan terus dikembangkan sesuai dengan kemampuan para pelaku usaha, “ tutur Hadi Santoso.
Harapan kami, usaha mereka akan semakin berkembang dan mandiri sehingga dapat mencetak calon-calon pengusaha besar dari pedagang-pedagang kita yang ada saat ini,” tambah Hadi Santoso kembali.
Di sela-sela acara penandatanganan kredit tersebut, hadir Hawati sebagai salah satu perwakilan pedagang kelontong yang turut mendapatkan bantuan dan mengaku sangat terbantu karena dapat menambah modal usaha yang sebelumnya sudah hampir habis selama masa pandemik Covid-19.
“Pendapatan disaat pandemik Covid-19 ini sangat menurun, modal yang biasanya untuk berdagang nasi kuning, sebelumnya habis sekitar Rp. 500 ribu per hari sekarang bisa kurang dari separuhnya. Alhamdulilah, dengan adanya kredit ini bisa menambah modal usaha untuk jual nasi kuning dan juga membuka warung kopi kembali,” ungkap Hawati. (rls).




