ANEKA

Percepat Pembangunan Bendungan Pamukkulu, Wabup-BPKH Tinjau Tata Batas Hutan Produksi

Percepat Pembangunan Bendungan Pamukkulu, Wabup-BPKH Tinjau Tata Batas Hutan Produksi

TAKALAR, UPEKS.co.id–Wakil Bupati Takalar H. Achmad Se’re, S.Sos hadiri rapat pembahasan dan peninjauan  lapangan terkait penataan batas definitif kawasan Hutan Produksi Tetap (HP) kelompok hutan Komara di sekitar  lokasi Program Strategis Nasional (PSN) bendungan Pamukkulu, Kamis (23/7/2020)

Rapat di Kantor Bupati Takalar dihadiri Kepala Balai Pemanfaatan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah VII  Kementerian Kehutanan dan lingkungan hidup Sulsel,Hariani Samal, Tim Gubernur untuk Percepatan  Pembangunan (TGUPP) Prov. Sulsel, Dr. Syamsu Rijal, Forkopimda Takalar, serta Kabid tata hutan dan  pemanfaatan hutan, Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel.

Wabup Takalar sanat apresiasi kerjasama seluruh tim terkait yang selama ini bekerja untuk pembangunan  bendungan yang masuk dalam salah satu dari 4 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulsel tersebut.

“Keberhasilan pembangunan bendungan ini, keberhasilan kita semua khususnya, presiden melalui proyek  strategis nasional yang dicanangkannya. Selanjutnya warga Takalar sebentar lagi akan merasakan kehadiran  Bendungan yang selama ini sangat diinginkan untuk mendukung pertanian,” papar H. Achmad Se’re.

Sementara itu, Kepala BPKH Hariani Samal yang merangkap sebagai Ketua Tim Tata Batas Definitif Kawasan  Hutan Produksi menyampaikan, progres penetapan tata batas hutan produksi bendungan Pamukkulu saat ini  merupakan yang tercepat dari empat PSN di Sulsel.

”Ini patut kita apresiasi terhadap semangat pemerintah daerah demi suksesnya pembangunan bendungan ini,”  jelasnya.

Empat daerah di Sulsel yang masuk dalam PSN, Bendungan Kareloe, Bendungan Passeloreng, Bendungan  Jenelata, dan Bendungan Pamukkulu.

Kepala BPKH meneaskan, dalam penetapan tata batas hutan produksi, 9 tahapan yang harus dipenuhi disertai  peninjauan lokasi untuk melihat wujud nyata batas-batas pembangunan bendungan dan kawasan hutan produksi  milik kementerian kehutanan dan lingkungan hidup.

Rapat diakhiri penandatanganan berita acara tata batas definitif kawasan hutan produksi tetap kelompok hutan  Komara antara BPKH Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Sulsel, Pemkab Takalar, TGUPP, serta  Kabid tata hutan dan pemanfaatan hutan Dinas Kehutanan Sulsel serta pihak terkait lainnya. Selanjutnya  peninjauan lokasi tata batas pembangunan bendungan Pamukkulu. (Jahar).

#TRENDING

To Top