MAJENE, UPEKS.co.id—-Bencana tanah longsor yang terjadi beberapa pekan terakhir ini di jalan poros Majene, tepatnya di kecamatan Tubo Sendana masih mengancam. Seperti yang terjadi pada Rabu (15/7/2020) malam, sebuah pohon tumbang disertai longsor, menyebabkan arus lalulintas macet total selama 15 menit.
Dari pantauan di lokasi, terlihat sebuah pohon besar tumbang disertai longsor dari bukit setinggi 30 meter menutupi badan jalan. Beruntung petugas dari Polsek Sendana bersama BPBD Majene yang datang kelokasi langsung menyingkirkan pohon tumbang menggunakan peralatan seadanya.
Akhirnya dalam waktu satu jam arus lalulintas yang menghubungkan Majene-Mamuju kembali lancar, meskipun
sebelumnya puluhan kendaraan yang melintas dijalur tersebut sempat terhenti sekitar setengah jam akibat longsor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Majene, Sirajuddin mengatakan, Pohon tumbang dan longsor di desa Tubo, kecamatan Tubo Sendana terjadi sekitar pukul 11.00, menyebabkan terjadi kemacetan arus lalulintas selama 15 menit.
“Longsor dan pohon tumbang terjadi setelah hujan mredah, sempat tertutup jalan dan lumpuh sekitar 10 hingga 15 menit setelah kejadian longsor, akibatnya puluhan kendaraan antre, aliran listrik juga sempat terputus,”ungkap Sirajuddin.
Sirajuddin juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur trans di Kecamatan Tubo Sendana, sebab beberapa hari terakhir ini sering terjadi longsor pada malam hari.
“Akhir-akhir ini memang sering terjadi longsor, utamanya di wilayah kecamatan Tubo, ini disebabkan karena kondisi tanah yang labil, utamanya pada saat musim penghujan begini. Olehnya itu kami minta pengendara berhati-hati saat melintas,”ucapnya.(Alimukhtar).




