Andi Apresiasi Layanan Telecollecting BPJS Kesehatan 

  • Whatsapp
Andi Apresiasi Layanan Telecollecting BPJS Kesehatan 

Andi Apresiasi Layanan Telecollecting BPJS Kesehatan 

Makassar, Upeks.co.id— Salah satu peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PPU), Andi Mastasi (58) melalui sambungan telepon, Kamis (02/4), mengungkapkan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan karena telah mengingatkan dirinya untuk melaksanakan kewajibannya membayar iuran JKN-KIS setiap bulan.

Bacaan Lainnya

Masih melalui via telepon, Andi mengungkapkan bahwa jika ia tidak ditelepon oleh petugas BPJS Kesehatan, ia dan keluarga tidak tahu bahwa mereka menunggak iuran JKN-KIS.

“Untung cepat diinfokan kalau kami ternyata menunggak, Insya Allah secepatnya akan kami lunasi. Terima kasih juga sudah diingatkan. Baguslah kalau BPJS Kesehatan rutin menelpon peserta yang menunggak biar ke depan kami sebagai peserta juga tidak dipersulit dengan alasan kartu tidak aktif karena nunggak,” ucap Andi.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Irawati Renreng menjelaskan bahwa kegiatan telecollecting merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan dalam menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS. Sebab butuh keseimbangan antara biaya manfaat kesehatan yang dikeluarkan untuk peserta dengan dana yang diterima yang berasal dari iuran peserta yang terkumpul.

“Iuran peserta JKN-KIS yang sehat digunakan untuk membiayai peserta yang sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan. Jika prinsip gotong royong ini dipahami masyarakat dengan baik, Program JKN-KIS dapat berjalan berkesinambungan untuk mengalirkan manfaat kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Irawati.

Berbagai kemudahan dalam pembayaran iuran juga telah banyak dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, di antaranya dengan diperluasnya channel Payment Point Online Banking (PPOB), baik perbankan maupun non perbankan seperti Gopay, Ovo, Tokopedia, serta melalui Kader JKN-KIS.

“Kami juga melakukan pengembangan sistem autodebet, melakukan kunjungan langsung kepada peserta menunggak, melalui sms, WA, email dan telecollecting yaitu menelepon peserta,” kata Irawati. ( Jamkesnews)

Pos terkait