PALOPO,UPEKS.co.id—Puluhan warga Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo mendatangi Kantor DPRD Kota Palopo. Mereka curhat tentang Lurahnya terkait banyaknya keluhan penyaluran bantuan.
Sejumlah warga mengaku saat di cek di komputer pada aplikasi ada namanya, namun sayangnya tak dapat kartu undangan untuk terima bantuan.
Ketika minta penjelasan di kelurahan, justru diarahkan ke Dinas Sosial. Anehnya saatdi dinsos, malah diarahkan ke lurah,” ujar Dina Bari, warga Buntu Datu.
Dina Bari membawa daftar tertulis, namanya urutan ke 60 sebagai penerima BST tapi dihapus. Selain Dina Bari, warga Buntu Datu juga yang namanya dicoret, Endang Murtiningsih daftar urutan 69. Demikian juga Bety Hannani nomor 40. Kemudian, anak yatim piatu, Serna hendak mengambil milik mamanya yang sudah meninggal, tapi tidak diberikan pihak kelurahan.
Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Palopo, Efendi Sarapang saat menerima aspirasi warga Buntu Datu, mengatakan persoalan ini akan ditindaklanjuti.
Sementara Lurah Buntu Datu, Hasna saat dikonfirmasi melalui telepon menegaskan, tidak ada nama yang kami coret. Tapi untuk jelasnya dek, silakan ke kantor kelurahan. (echa).




