Usaha Hiburan Dilema di Tengah Pandemi

Usaha Hiburan Dilema di Tengah Pandemi

Usaha Hiburan Dilema di Tengah Pandemi

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) belum bisa berbuat banyak soal  penutupan usaha hiburan di Jalan Nusantara, Makassar yang dilakukan aparat.

Bacaan Lainnya

Ketua AUHM, Zulkarnaen Ali Naru mengaku, pelaku usaha hiburan di Kota Makassar dilema di tengah pandemi  saat ini.

Keputusan yang diambil pelaku usaha yang memberanikan diri beroperasi tanpa adanya izin dari Pemerintah Kota  (Pemkot) Makassar tentu melalui pertimbangan matang dari masing-masing pelaku usaha. Utamanya, bagaimana  bisa mempertahankan roda ekonomi usahanya dan kehidupan karyawan mereka.

Olehnya itu, Zulkarnaen berharap kepada Pemkot Makassar segera memberikan kejelasan kepada pelaku usaha  di Kota Makassar mengenai waktu beroperasi. Sebab, sejak tiga bulan terakhir, ada ribuan karyawan yang  sekarang ini dirumahkan karena pandemi Covid-19 yang membuat usaha hiburan tutup.

Disisi lain, Pemkot, DPRD dan aparat terkait terkesan menutup mata akan nasib para pengusaha dan karyawan usaha-usaha hiburan tersebut.

“Pasti mereka berani buka atau beroperasi tanpa adanya izin dari pemerintah kota. Tentu itu melalui pertimbangan  masing-masing. Apalagi belum ada kejelasan kapan usaha hiburan bisa kembali beroperasi. Ini belum kami tahu,  belum jelas juga,” tambahnya.

“Bagi mereka, para penentu kebijakan itu mungkin tidak masalah karena mereka tetap terima gaji di masa pandemi  ini, semisal ASN dan institusi lainnya. Tapi pernahkah sedetik saja mereka pikirkan nasib para pengusaha dan  karyawan yang dirumahkan itu? ujarnya,

Pengusaha dan karyawan ini juga manusia, butuh biaya hidup, butuh makan, apalagi saat sekarang anak-anak  dan keluarga mereka, butuh juga biaya sekolah, bayar kost atau kontrakan ini dan itu,” imbuh Zul, sapaan akrab  Ketua AUHM ini. (rul).

Pos terkait