Pemdes Bontona Saluk Salurkan BLT- DD Tahap Pertama kepada 60 KK, Berikut Penjelasanya

  • Whatsapp
Pemdes Bontona Saluk Salurkan BLT- DD Tahap Pertama kepada 60 KK, Berikut Penjelasanya

Selayar, Upeks.co.id–Pemerintah Desa Bontona Saluk, Kecamatan Bontomate’ ne, Kabupaten Kepulauan Selayar salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama sebanyak 60 Kepala Keluarga penerima manfaat dampak Covid- 19.

Penyaluran BLT DD di serahkan langsung Kepala Desa Bontona Saluk, Ahmad Yani yang disaksikan Camat Bontomate’ne, Drs. H. Nadeng, dan Danramil Bontomatene, Juga dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas Bontona Saluk, Ketua dan Anggota BPD, Perangkat Desa, Pendamping Desa dan Para Penerima manfaat Desa Bontonasaluk.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan Sekdes Bontona Saluk, Syamsuddin kepada awak media saat ditemui diruangan kerjanya, Jumat (19/6/2020).

Dikatakannya, bahwa penyaluran BLT -DD tahap pertama ini, kami sudah salurkan setelah lebaran kepada para penerima sebanyak 60 KK penerima manfaat Covid -19.

“Ditahap pertama itu, awalnya ada 52 KK yang direalisasi dikeuangan, tapi setelah kami lakukan validasi data yang dobel, ada penambahan data penerima 8 orang sehingga menjadi 60 KK,” ucapnya.

“Penyaluran BLT tahap pertama itu kami laksanakan sebanyak 2 kali pencairan yakni, pencairan pertama 52 orang dan  pencairan berikutnya 8 orang,” tambahnya.

Ditanya terkait data penerima BLT tahap kedua nantinya kira kira ada pengurangan atau penambahan, ia menjawab, kalau pengurangan mungkin tidak ada tapi kalau penambahan kemungkinan ada penambahan penerima, karena pada saat musdes saat itu kami sudah sampaikan dan sepakati, bilamana dikemudian hari dipenyaluran BLT tahap pertama masih ada masyarakat yang memang masih berhak atau wajar untuk masuk kategori penerima BLT, tidak ada salahnya jika kita tambahkan karena mengingat dana juga belum memenuhi dari standar kuota 30 persen.

” Penerima BLT-DD harus memenuhi minimal 9 kriteria dari 14 kriteria yang ada, bukan yang berstatus Perangkat Desa, tenaga kontrak, Kepala Dusun dan bukan penerima bantuan lain seperti PKH, BPNT BST dan bantuan lainnya,” jelasnya.

” Terkait para penerima BLT lantas ada namanya dibantuan lain misalnya Bantuan Sosial Tunai (BST) maka penerima bantuan itu yang digugurkan adalah BLT nya,” tambahnya.

Ditanya lagi terkait bantuan Covid Jaring pengaman sosial dari Dinsos kabupaten, ia mengaku Desa bontona Saluk belum menerima itu, karena katanya masih dalam tahap pengurusan.

“kami mengusulkan ditambahan penerima itu sebanyak 100 KK dan data yang kami usulkan itu adalah masyarakat yang memang belum pernah menerima bantuan apa pun selama adanya Covid ini,” pungkasnya.

Terkahir, ia berharap dengan adanya program kegiatan bantuan langsung tunai ini, semoga bisa dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik baiknya terlebih lagi untuk memenuhi kebutuhan pokoknya selama Pandemi Covid- 19. Ujarnya. (Sya)

Pos terkait