Layanan Pendidikan di Sulsel Merujuk Kajian Gugus Tugas Covid-19

Layanan Pendidikan di Sulsel Merujuk Kajian Gugus Tugas Covid-19

Layanan Pendidikan di Sulsel Merujuk Kajian Gugus Tugas Covid-19

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Program Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah yang juga Ketua  Gugus Tugas penanganan pandemi virus Covid-19 disikapi Dinas Pendidikan Sulsel yang menjamin layanan  pendidikan tetap berjalan dengan baik kendati berada dipusaran pandemi virus Corona.

Bacaan Lainnya

Hal itu ditegaskan Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, H. Heri Sumiharto saat memimpin rapat Tim Helpdesk  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Provinsi Sulsel, di Aula Gedung Guru Disdik Provinsi Sulsel, Senin  (22/6/2020).

Rapat tersebut dihadiri Koordinator Helpdesk PPDB Sulsel, Hj. Andi Hidayati, Kasubag Umum dan Kepegawaian,  Firdausi Topuriti, Kasubag Keuangan Surgalis, tim IT dan Helpdesk SMA, H. Surahman dan Helpdesk SMK, Andi  Tasrief.

Heri menekankan, pelaksanaan agenda pendidikan mulai proses PPDB hingga proses belajar mengajar tetap  merujuk kajian gugus tugas penanganan pandemi covid-19.

“Saat ini proses PPDB tingkat SMA/SMK SLB berjalan sesuai jadwal. Diharapkan semua layanan atau kegiatan  pendidikan memperhatikan standar layanan kesehatan penanganan covid-19. Pihak panitia mulai dari operator  admin, tim teknis, helpdes hingga panitia PPDB tingkat provinsi Sulsel harus mengintensifkan koordinasi melalui  virtual pemanfaatan teknologi dengan optimal,” jelas Heri.

Menurutnya, peran Disdik Sulsel sangat strategis mendukung upaya pemerintah melakukan pengendalian  penanganan covid-19.

Sehingga di tengah pandemi, ide kreatif harus dipersiapkan.

“Skema layanan pendidikan, harus siap. Termasuk melakukan pemantauan disetiap sekolah yang tersebar  diberbagai wilayah, itu untuk mengetahui secara riil kesiapan apa saja yang perlu menjadi prioritas agar setiap  agenda pendidikan berjalan dengan baik,” kata Heri yang juga salah satu kandidat yang mengikuti lelang jabatan
eselon II Dinas Pendidikan dengan predikat yang memuaskan.

Lebih jauh Heri mengungkapkan, di tengah pandemi ini, layanan daring merupakan alternatif layanan pendidikan  yang cukup bijaksana.

“Kepala satuan pendidikan atau kepsek harus melakukan persiapan matang dan memantau proses belajar siswa  dari rumah, sekaligus melihat penerapan protokol kesehatan. Guru atau tenaga pendidik mesti mampu berinovasi  agar peserta didik tetap terlayani dengan baik. Ini juga sesuai surat edaran dan imbauan Gubernur selaku Ketua  Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulsel,” ucap Heri.

Sementara tahapan PPDB saat ini seleksi SMA jalur prestasi akademik dan jalur perpindahan orang tua yang akan
berlangsung dari tanggal 22 hingga 26 Juni 2020.

Panitia PPDB, Firdausi Topuriti mengatakan, pelaksanaan PPDB tingkat SMA SMK dan SLB berjalan normal.

“Setiap saat kita lakukan koordinasi dan evaluasi perbaikan layanan agar CASIS dapat terlayani dengan baik,”  ujarnya. (ris)

Pos terkait