Kasrum Patawari : Pedagang Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Gunakan Masker

  • Whatsapp
Kasrum Patawari : Pedagang Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Gunakan Masker

Kasrum Patawari : Pedagang Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Gunakan Masker

LUTRA, UPEKS.co.id— Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Kecil Menengah (P2KUKM) Kabupaten  Lutra mengimbau pedagang pembeli di pasa selalu mematuhi standar operasional prosedur  protokol kesehatan dalam mencegah sebaran Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 pada fasilitas publik  tersebut untuk hidup normal/life new normal.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah monitor ke beberapa pasar-pasar rakyat dan tradisionil serta pasar sentral Masamba di Lutra. Intinya kami menyampaikan agar ibu bapak pedagang dan pembeli harus mematuhi SOP (standar operasional prosedur) jika masuk pasar,” ucap Kepala Dinas P2KUKM Lutra. Drs H. Kasrum Patawari, M.Si saat dihubungi melalui via jejaring WhatsApp, Selasa (9/6/2020) malam.

Sesuai Surat Edaran Menteri Perdagangan RI, Nomor 12 tahun 2020 tentang pemulihan aktivitas perdagangan  yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 untuk menuju new normal.

“Menurut Kadis P2KUKM Lutra, yang juga putra Bulukumba/Kajang, setidaknya ada tiga langkah yang harus  dilakukan sesuai SOP protokol kesehatan saat pandemi wabah corona, yaitu kewajiban cuci tangan sebelum  masuk pasar, memakai masker saat berinteraksi dan menjaga jarak baik dengan pembeli maupun dengan pedagang pasar dan ini terus kita lakukan, janganki Macapa’, pesannya.

“Kalau untuk disinfektan selalu di adaksn penyemprotan, jadi yang kita tekankan tiga prinsip itu tadi, utamanya jaga  jarak pembeli dengan pedagang, kalau bicara jangan terlalu dekat, jaga jarak paling tidak satu meter walaupun kita lihat kondisi di pasar seperti itu dan pakailah masker selalu,” terangnya.

Berdasarkan pemantauan di pasar sentral Masamba, memang masih dijumpai ada beberapa pedagang dan  pembeli yang tidak mengenakan masker, namun petugas langsung mengingatkan untuk memakai masker, agar kalau berinteraksi tidak terkena droplet atau cipratan cairan dari mulut.

“Tidak banyak (tidak pakai masker), hanya beberapa, karena kalau sehari pakai masker memang tidak betah, tapi  pada saatnya berbicara harus ditutup mulutnya jangan sampai ada droplet muncrat dan menularkan, seandainya  yang bersangkutan ODP, kan tidak ada yang tahu,” tambahnya.

Dia mengatakan petugas pasar akan selalu mengingatkan para pedagang untuk menerapkan SOP protokol  kesehatan, agar pasar jangan sampai menjadi klaster penularan virus corona mengingat aktifitas jual beli di pasar  selalu melibatkan banyak orang dan berinteraksi.

“Jangan sampai terjadi klaster baru, karena kalau misalnya ada satu pedagang atau pembeli dari luar yang ODP,  jangan sampai ada pedagang atau pembeli dari luar yang terkena, karena kalau ada pasti banyak yang jadi ODP, jadi mari kita selalu ikuti himbauan pemerintah,” pintah Kasrum Patawari.

Dia juga mengatakan, kami sudah melengkapi semua padar fasilitas cuci tangan atau wastafel di setiap pintu  masuk, sudut pasar serta pernah kami membagikan masker kepada para pedagang pasar untuk cegah sebaran virus corona ini. (yustus).

Pos terkait