LUTIM.UPEKS.co.id—Melalui Zoom Meeting di Ruang Teleconference Rumah Jabatan, Bupati Luwu Timur, H. M
Thoriq Husler bersama 269 Kepala Daerah se Indonesia yang akan laksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantapan Persiapan Pilkada Serentak 2020, Rabu (24/06/2020).
Rakor yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dipimpin Mendagri RI, Tito Karnavian.
Rakor membahas isu strategis dalam rangka persiapan pelaksanaan Pilkada serentak Desember 2020, serta konsolidasi lanjutan dan pemantapan pelaksanaan Pilkada dengan protokol kesehatan Covid-19.
Saat rakor, disampaikan tahapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang dimulai 15 Juni sampai 9 Desember 2020 seperti tahapan verifikasi faktual, tahapan pendaftaran Paslon, tahapan masa kampanye, hingga pada hari pemungutan suara.
“Untuk tahapan masa kampanye dilaksanakan 71 hari, dimulai 26 September sampai 5 Desember 2020. Hari pemungutan suara dilaksanakan 9 Desember 2020,” kata Tito Karnavian.
Selain itu, pelaksanaan Pilkada juga tetap perhatikan protokol kesehatan seperti pemilih memakai masker dari rumah, mencuci tangan dengan sabun di tempat yang disediakan petugas TPS, menjaga jarak, dan lainnya yang berkaitan dengan protokol kesehatan, kata Tito.
Tito Karnavian juga menyampaikan beberapa alasan, Pilkada serentak dilaksanakan 9 Desember. Pertama, ini adalah keputusan bersama antara KPU, Pemerintah dan DPR RI atas opsi pelaksanaan yang ditawarkan KPU.
Kemudian sebagai etalase kedewasaan bangsa dalam berdemokrasi dan menujukan kepada dunia bahwa kita siap meskipun dalam kondisi pandemi.
Mendagri harapkan pemda persiapkan dengan baik Pilkada serentak sesuai tahapan yang sudah ditetapkan pada PKPU No. 5 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.\
Terpenting,agar pemda perhatikan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan KPU, Bawaslu serta pihak keamanan.
Usai mengikuti video confrence Bupati Luwu Timur mengatakan, Pemkab Luwu Timur sangat mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang.
“Ya kita dukung, yang penting dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, dengan memperhatikan keselamatan masyarakat dan juga penyelenggara Pilkada,” kata Bupati.
Hadir mendampingi Bupati, Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari dan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Guntur Hafid. (hms/rls).




