16 ASN Ikut Lelang Jabatan, Lima Nama Mengerucut Pimpin OPD

  • Whatsapp
16 ASN Ikut Lelang Jabatan, Lima Nama Mengerucut Pimpin OPD

16 ASN Ikut Lelang Jabatan, Lima Nama Mengerucut Pimpin OPD
.
TAKALAR, UPEKS.co.id—Sejak dibuka pendaftaran Pada Pengisian Jabatan Pimpin Tinggi Pratama atau  setingkat dengan Eselon 2.lingkup Pemda Takalar, 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut berkompetisi untuk meraih tiket menuju puncak.

Diketahui, lima Dinas Lingkup Pemda Takalar saat ini masih lowong yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Takalar,Dinas PUPR Takalar,Dinas Kesehata Takalar,Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan dan Dinas  Kominfo Takalar.

Bacaan Lainnya

Karena 16 ASN ikut pengisian Jabatan Tinggi Pratama adalah Pamong terbaik dan layak mendapat reword dari  kompetisi tersebut.

Kuat dugaan paling layak dan berpeluang besar untuk mendapat tiket menuju puncak walaupun saat ini proses lelang Jabatan masih masih berproses.

Kalaua kita analisa dan analogikan baik secara akademik atau emosional prediksi ASN yang memilki peluang  jabatan kadis yakni Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Drs Irwan),Dinas PUPR (Muhsin Tiro) Dinas Kesehatan  (Dr Rahmawati),Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) (Faisal Sahing).

Sementara Pada Dinas Kominfo masih dalam terwang walau Hj Andi Herny sebagai sekertaris Kominfo turut  berkompetisi pada pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Namun tetap menunggu hasil seluruh rangkaian tes telah diikuti oleh 16 ASN dan Pansel akan menyampaikan secara terbuka.

“Pansel itu harus lebih obyektif dari hasil Assessment untuk Pengisian Jabatan Pimpin Tinggi Pratama atau setingkat dengan Eselon 2 atau kepala Dinas.”Ujar Salah satu tokoh Masyarakat Takalar meminta namanya tidak disebut.

Terpsiah Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah Sumber Daya Manusia Takalar Rahmansyah Lantara Mengatakan Ujian Kompetensi atau Assessment saat ini dalam tahap proses dan hasilnya belum ada yang final.

“Panitia seleksi yang menentukan untuk masuk 3 besar di masing OPD,”ujarnya melalui WhatsAppnya.Kamis, (18/6/20)

Kata Rahmansyah setelah Pansel melakukan penetapan tiga besar dan selanjutnya disampaikan kepada Pejabat pembina kepegawaian (Bupati).

“Penetuan akhirnya adalah Bupati selaku PPK yang menetapkan salah satu dari peserta yang masuk 3 besar tersebut untuk dilantik sebagai kadis”terangnya.(Jahar)

Pos terkait