Warga Buang Sampah dan Cemari Pantai Ujung Tape, Kepala DLH Pinrang Angkat Tangan

  • Whatsapp
Warga Buang Sampah dan Cemari Pantai Ujung Tape, Kepala DLH Pinrang Angkat Tangan

Warga Buang Sampah dan Cemari Pantai Ujung Tape, Kepala DLH Pinrang Angkat Tangan

PINRANG,UPEKS.co.id— Penumpukan sampah dan pencemaran di pantai Ujung Tape Kecamatan Mattiro  Sompe Kabupaten Pinrang yang selama ini dikabarkan disebabkan sampah kiriman, ternyata tidak benar.

Bacaan Lainnya

Hasil penelusuran Upeks di lokasi, ternyata sampah ini merupakan sampah dari warga sekitar yang dibuang begitu  saja di Pantai tersebut.

“Kita sangat sayangkan, ternyata informasi sampah kiriman itu tidak benar. Saya lihat sendiri, ternyata sampah ini dibuang warga tanpa pedulikan dampak pencemaran yang ditimbulkan serta kemungkinan rusaknya lingkungan atau ekosistem laut,” ucap Rudi, seorang pemancing yang kebetulan melihat langsung aksi beberapa warga saat membuang sampah di Pantai Ujung Tape, Minggu (31/5/2020) pagi.

Olehnya itu, Rudi berharap, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui instansi terkait bisa bertindak agar hal ini bisa  dicegah dan jangan terus berulang.

“Kita harap, Pemkab bisa turun tangan menangani permasalahan. Kalau tidak bisa, mungkin ada baiknya jika  WALHI turun tangan. Sangat disayangkan, dari beberapa warga yang kedapatan membuang sampah tadi.  Ternyata pemasok sampah terbanyak, dari petugas sampah pasar Langnga. Dua kali bolak balik dengan
membawa karung sampah sekitar dua puluhan,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pinrang, Sudirman saat dikonfirmasi mengaku angkat  tangan dan tidak bisa berbuat banyak dalam menangani permasalahan itu.

“Itu harusnya menjadi tanggung jawab pemerintah Kelurahan dan Kecamatan setempat. Untuk mengurus sampah  dalam Kota saja sekarang kita ngos-ngosan, apalgi kalau mengurus yang di luar Kota Pinrang,” akunya.

Sudirman juga setuju kalau permasalahan ini dimediakan agar Pemerintah Kabupaten dan masayarakat bisa  mengetahuinya.

“Saya setuju kalau ini diberitakan dan diviralkan saja supaya semua bisa mengetahuinya. Permasalahan ini bukan  tanggung jawab kami semata, tetapi merupakan tanggungjawab kita semua,” tutupnya. (CALU).

Pos terkait