ENREKANG, UPEKS.co.id –Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Enrekang belum mengeluarkan Imbauan untuk meliburkan anak sekolah.
Bupati mengatakan dia belum merasa perlu mengambil langkah tersebut. Muslimin Bando berpendapat justru anak-anak akan aman jika berada di sekolah daripada diliburkan tapi ujung – ujungnya berkeliaran juga.
Hal ini disampaikan MB saat memberi sambutan pada acara peresmian Kantor Biro MTV yang berlangsung, Jumat sore (20/3/20) di jalan Jenderal Sudirman 119 Enrekang.
Bupati masih cenderung percaya anak -anak sekolah jauh lebih aman jika berada disekolah masing – masing daripada dirumahkan lalu ditinggal bekerja oleh kedua orang tuanya. Itulah mengapa Bupati belum mengambil langkah meliburkan mereka apalagi meminta orang tua mereka menjadi guru di rumah.
” Pertimbangan saya adalah lebih aman jika anak – anak berangkat dari rumahnya menuju kesekolah. Asalkan di sekolah mereka tidak keluyuran kemana mana. Daripada dirumahkan terus orang tuanya pergi bertani anak ditinggal berkeliaran itu sama saja bahkan lebih berbahaya lagi”. Kata Bupati.
MB percaya anak – anak tersebut masih cenderung patuh dan tunduk pada Guru Mereka. Ini dilakukan MB mengingat Kabupaten Enrekang tidak terlalu mengkhawatirkan terhadap Covid -19. Namun keputusan untuk meliburkan anak – anak sekolah akan diambil Pemkab Enrekang jika memang dipandang perlu untuk
diliburkan karena kondisi yang tidak lagi kondusif.
Dia bahkan mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik nanum tetap mematuhi arahan dari Gugus Tugas yang telah dibentuk Pemkab Enrekang untuk penanggulangan fan Pencegahan Covid -19.
” Jangan terlalu berlebihan panik tapi tetap waspada dan ikuti semua petunjuk yabg diberikan oleh Gugus Tugas yang sudah kita percayakan”. Ujar MB.
Bupati tak ingin masyarakatnya tres berlebihan memikirkan Covid-19 hingga mengakibatkan kesshatan mereka terganggu dan sistem imun mereka menurun.
” Berusaha sslalu hidup sehat, berdoa dan serahkan semuanya kepada Allah Sebagai Pencipta Virus itu. Minta supaya Virus itu dicukupkan sampai disini saja dan jangan sampai kita terlalu stres berlebihan”. Pungkasnya. (Sry)




