MAKASSAR, Upeks.co.id–Menteri Agama Jenderal Purnawirawan TNI Fachrul Razi membuka Silaturahim Nasional (Silatnas) Mahasiswa Ahluth Thariqah Al-Mu’tabarah An Nahdliyah (Matan) di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (2/3/2020).
Silatnas ini mengusung tema ‘MATAN Berdaya, Indonesia Maju’. Hadir, Pimpinan Pusat Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah Habib Luthfi bin Yahya, Pimpinan Khalwatiyah Syaikh Yusuf al-Makassary Al-Habib Syaikh Sayyid Abd Rahim Assegaf Puang Makka, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Anwar Abubakar, Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah dan seribuan peserta.
Menag Fachrul Razi mengatakan, Indonesia dengan mayoritas beragama Islam, salah satunya berkat perjuangan para mutashowwifin, para sufi yang membawa Islam dalam corak damai, lentur dan indah sesuai dengan karakter masyarakat nusantara. Tentu dengan tidak mengesampingkan pembawa Islam lainnya di bumi nusantara.
“Sejarah telah mencatat peran dan kontribusi para sufi yang ditandai dengan perjuangan Walisongo di Jawa dan para wali lain yang tersebar di belahan Indonesia. Ini prestasi religius yang sulit dicarikan bandingannya, sehingga mampu mengubah wajah nusantara dengan nilai-nilai dan budaya Islam,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan terima kasih kepada para penggerak thariqah di Indonesia, khususnya Maulana Habib Luthfi bin Yahya. MATAN sebagai anak kandung JATMAN adalah bentuk kelembagaan efektif untuk menyebarluaskan Islamnya orang Indonesia yaitu Islam yang bercorak sufisfik.
“Hal ini menjadi sangat penting agar generasi muda saat ini, utamanya kelompok millenial tidak terputus rantai atau sanad keagamaannnya. Sanad keislaman orang Indonesia sangat jelas, yaitu para ulama dan mutashowwifin hingga kepada Nabi Muhammad SAW, ungkapnya.
“Silaturrahim Nasional MATAN kali ini, bagi saya, sangat tepat dan strategis di saat bangsa ini menghadapi masalah sosial keagamaan. Di antaranya, munculnya kontestasi paham dan gerakan keagamaan yang cenderung intoleran dan radikal,” tutur Menag.
Sementara Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah meminta seluruh mahasiswa se-Indonesia berdoa kepada Allah SWT agar kuat menghadapi tantangan virus Corona.
“Bapak presiden sudah mengumumkan ada dua masyarakyat Indonesia yang sudah terjangkit virus Corona,” ungkapnya.
Selain itu, Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa kegiatan Silatnas Matan ini adalah sebuah momentum silaturahmi sangat dibutuhkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (rls)

