MAKASSAR.UPEKS.co.id—Bupati Luwu Utara(Lutra), Sulawesi-Selatan(Sulsel) membuka festival pangan lokal
non beras di halaman Kantor Bupati Lutra. Kegiatan ini dalam rangka Hari Perempuan Internasional (HPI) dan diikuti beberapa daerah di Tana Luwu, Rabu(11/3/2020).
Bupati Lutra, Hj. Indah Putri Indriani mengatakan, festival ini upaya sangat strategis dalam mempercepat penganekaragaman konsumsi pangan berbasis B2SA, yaitu beragam, bergizi, seimbang dan aman.
“Kita sangat apresiasi kegiatan festival ini. Kita ingin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal yang tumbuh disekitar kita yang menjadi sumber pangan B2SA,” kata Indah Putri Indriani.
Makanan bergizi dan seimbang yang diolah dengan bahan pangan lokal, kata dia, jangan dianggap sesuatu yang murahan.
“Karena pangan lokal jika diolah sedemikian rupa juga dapat menghasilkan menu yang beraneka ragam dan rasa yang tidak kalah serta bisa mengobati penyakit,”katanya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, lanjut Indah diharapkan mampu memberikan dorongan kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi makanan dengan mengurangi ketergantungan bahan pangan tertentu seperti beras dan bahan pangan impor.
“Maka itu masyarakat perlu terus diberikan pemahaman dan diarahkan untuk menerapkan pola konsumsi beragam, bergizi, dan aman,” jelas Bupati.
Ditempat terpisah ditemui Ketua TP PKK Kecamatan Masamba, Andi Cece Ajie Saputra mengatakan bahwa, kami Kecamatan Masamba tak menyangka mendapat juara I (satu) festival pangan non beras.
” Dalam olahan pangan yang kami sajikan rendang jengkol dan semur jengkol dengan minuman pencegah virus corona, alhamdulillah kami Kecamatan Masamba juara Pertama(satu),” ungkapnya.
Dan di urutan ke dua Kecamatan Sukamaju Selatan, kemudian juara ke tiga Kecamatan Rampi.
Dalam penyerahan hadiah Sekda Lutra Armiady didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan(DKP) Alauddin Sukri menyerahkan piala kepada para pemenang lomba festival pangan lokal non beras di Hari Perempuan Internasional(HPI). (yustus)




