ENREKANG,UPEKS.co.id— Bupati Enrekang, Muslimin Bando target turunkan Angka Kemiskinan di Enrekang
hingga 10%.
Diketahui tahun 2018 angka kemiskinan 15% lalu 2019 turun jadi 12%. Bupati Optimis 2020 Pemkab Enrekang mampu menurunkan angka kemiskinan hingga 10%.
Demikian Muslimin Bando (MB) kepada Upeks usai menerima kunjungan Kerja Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ( BPK RI ) Perwakilan Provinsi Sulsel, Widiyatmantoro di Ruang Pola Bupati Enrekang.
Dia mengatakan saat ini Pemda tengah meningkatkan SDA dan SDM sebagai salah satu upaya penurunan angka kemiskinan dan angka stunting.
“Kita Optimis bisa menurunkan angka kemiskinan 10% tahun ini. Sudah banyak yang kita lakukan termasuk pengadaan sanitasi atau jamban keluarga, ada Baznas yang juga ikut membantu kita termasuk Tenaga Ahli Keagamaan yang kemarin sudah dilantik,” kata Muslimin Bando.
Dia mengatakan, semua penyebab kategori miskin sudah mulai dituntaskan secara terus menerus, mulai dari Pembinaan Keluarga hingga melibatkan Baznas dalam upaya peningkatan derajat hidup masyatakat kurang mampu telah dilakukan.
“Keberadaan Baznas juga memiliki dampak yang sangat besar. Bukan saja menyasar kehidupan masyarakat kurang mampu, tapi juga perhatikan pendidikan bagi anak tidak mampu sehingga dapat menopang kehidupan mereka dimasa datang. Karena mereka bisa menikmati pendidikan hingga perguruan tinggi meski orang tua
mereka tidak mampu,” kata Bupati dua periode Ini.
Capaian Bupati dengan menurunkan dua issue yang sangat berpengaruh bagi progres Pembangunan daerah cukup signifikan. Bahkan dari angka 15%, MB berhasil menurukan hingga 12%.
Sehingga Baznas menilai Pemkab Enrekang sangat serius mengubah kehidupan masyarakatnya menjadi lebih sejahtera sesuai Visi Misi Bupati yaitu Enrekang Maju, aman, Sejahtera, Religius dan Berkelanjutan.
Sementara Itu, Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir sangat mendukung apa yang dikatakan MB.
Dia mengatakan Baznas akan turut berkontribusi dalam upaya tersebut. Karena ini salah satu tupoksi Baznas menurunkan angka kemiskinan dengan upaya peningkatan derajat kehidupan masyarakat kurang mampu melalui pemberdayaan.
“Saya mendukung apa yang dilakukan Bupati dan Baznas akan turut berkonstribusi dalam upaya tersebut,” kata Ilham. (Sry)




